Ternyata kandungan di dalam skincare pemutih wajah dan pencerah wajah berbeda, lho!

Durasi baca: 55 detik


Seakan masih menjadi standar kecantikan, banyak perempuan Indonesia yang menginginkan kulit wajahnya tampak putih dan cerah bercahaya. Tak heran, mereka selalu berusaha menggunakan skincare pemutih wajah sebagai ritual perawatan sehari-hari.


Namun perlu Anda tahu, skincare pemutih wajah dan pencerah wajah ternyata berbeda, lho! Selain bahan kandungan, manfaat dan efek sampingnya juga tak sama. Untuk mengupas lebih lengkap mengenai perbedaan keduanya, langsung saja simak informasi berikut ini ya!

(BACA JUGA: Inilah Rekomendasi Vitamin untuk Mencerahkan Wajah yang Aman dan Tersedia di Apotek)



(Foto: Dailyvanity.sg)


PEMUTIH WAJAH

Dengan iming-iming memutihkan kulit, Anda pun rela membeli rangkaian skincare pemutih wajah. Sayangnya, penggunaan tanpa anjuran dan pengawasan dokter ternyata bisa memiliki efek yang buruk, seperti iritasi hingga kanker kulit.


Sebetulnya, pigmen kulit setiap orang itu berbeda-beda. Jadi, untuk menjadikan kulit lebih putih dari pigmen aslinya harus memerlukan bahan pemutih khusus yang diklaim cukup berbahaya. Sayangnya, hal itu biasanya terkandung di dalam sebuah skincare pemutih wajah.


Kebanyakan produk skincare pemutih wajah memang mengandalkan bahan kandungan yang terbuat dari zat atau senyawa kimia untuk menghambat produksi melanin, yang fungsinya mengatur kadar pigmen kulit Anda.


Banyak juga skincare pemutih wajah yang mengandung hydroquinone untuk memberikan efek kulit yang terlihat putih dengan instan. Tapi, ternyata bahan tersebut tidak disarankan ada di dalam produk skincare Anda.


Ya, sudah seharusnya Anda menghentikan perawatan dengan skincare pemutih wajah yang belum memiliki sertifikat BPOM. Jangan pula gunakan jika Anda tengah mengandung sang buah hati karena bisa menganggu pertumbuhan dan kesehatan janin. Jika ada kandungan yang lebih alami, mengapa tidak?