Avéne Indonesia memperkenalkan dermocosmetic sebagai solusi holistik untuk mengatasi dampak penyakit psoriasis

Indadari Mindrayanti (istri pelawak Caisar 'YKS') sempat putus asa atas penyakit kulit psoriasis yang ia derita selama sembilan tahun. Apalagi saat hamil, kondisi tersebut semakin parah hingga menutupi seluruh tubuhnya dari kepala hingga telapak kaki. Beruntungnya Avéne Indonesia mengetahui kasus yang Inda alami, sehingga mengajaknya untuk melakukan perawatan holistik di Avéne Hydrotherapy Centre, Avéne, Perancis. Prosedur General shower, General Spray, sampai Underwater Massage ia jalani. Berkat perawatan tersebut—serta energi dan sifat positif yang ia pancarkan—Indadari mengalami tingkat kesembuhan hingga 82%.

Kisah tersebut disampaikan pada saat pengenalan Avéne Dermocosmetic dalam mengatasi dampak dari penyakit Psoriasis, di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada 8 Juni lalu. Avéne Indonesia mengajak Inda dan suami ke Perancis untuk menjalani perawatan dengan rangkaian terapi thermal spring water, yang dilakukan berulang-ulang selama tiga minggu. Proses berikutnya adalah kembali ke Jakarta dan melakukan pengecekan rutin ke dokter yang sudah dirujuk oleh  Avéne Indonesia. Tahun ini Avéne Indonesia memercayai dr. Syarief Hidayat SpKK sebagai pemilik ESHA Klinik untuk menangani kasus Inda.

Perawatan ini memang belum ada di Indonesia, namun kami sedang berusaha untuk mengadaptasikannya. Tidak mudah karena ada prosedur yang melibatkan pasien dengan mata air Saint Odile Spring di kaki gunung Cévennes secara langsung. Itulah yang membedakan perawatannya,” ungkap Devi, selaku perwakilan dari Avéne Indonesia.

Produk kunci Avéne yang menyembuhkan atau mengurangi psoriasis adalah rangkaian produk XeraCalm AD yang sudah melalui tes SCORAD (tes khusus guna menangani penyakit psoriasis dan atopic dermatitis), dan beragam jurnal kedokteran dunia sudah menerbitkan hasil tersebut.

Penyakit ini adalah penyakit infeksi kulit yang kronis. Penyakit autoimun karena faktor genetika. Pada mba Indadari, pencetusnya adalah kehamilan, tapi penyakit ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti area trauma—siku, tumit—sampai stres,” ujar dr. Syarief. “Strateginya adalah pengobatan holistik. Selain konsentrasi pada kulit, tapi juga pada psikologisnya,” tambahnya.

(Ayu Utami, Foto: Ayu Utami)