Stay in The know

Skincare

Pengaruh Penurunan Berat Badan Dengan Munculnya Selulit

Pengaruh Penurunan Berat Badan Dengan Munculnya Selulit

Mengapa penurunan berat badan tidak mengurangi selulit?

Durasi baca: 52 detik


Saat menjalankan program penurunan berat badan, gambaran tubuh langsing ideal memacu semangat bagi perempuan. Sayangnya, selain memberikan hasil yang positif, penurunan berat badan menyebabkan jaringan ikat fibrosa pada kulit dan otot mengalami penekanan. Pada umumnya, timbunan lemak menjadi faktor pendorong lapisan kulit sehingga membuat permukaannya tampak bergelambir atau yang disebut selulit. Lantas, bukankan penurunan berat badan mengurangi lemak pada tubuh? 


Sebuah studi mengemukakan bahwa 80-90% perempuan memiliki selulit, sebagaimana bentuk tubuh mereka. Namun penyebabnya bervariasi, dipengaruhi oleh kondisi genetik, usia, ketebalan kulit, bahkan gaya hidup.  Lemak bukanlah satu-satunya faktor melainkan struktur kulit penentunya. “Berbalikan dengan kepercayaan mitos, selulit tidak dipengaruhi oleh perubahan berat badan. Bahkan tubuh kecil juga dapat mengalami masalah selulit dan hal itu merupakan kondisi normal dari sudut pandang medis,” ungkap Dandy Engelman, M.D ahli dermatologi klinik Manhattan Dermatology and Cosmetic Sugery. 


John Layke M.D.,—dokter bedah plastik dari klinik kecantikan ternama di Beverly Hills, Amerika Serikat—menegaskan bahwa berkurangnya berat badan tidak otomatis menghilangkan selulit, tetapi rutinitas olahraga yang intensif dapat membantu. Layke merekomendasikan jenis olahraga yang menargetkan pembakaran lemak serta peningkatan masa otot. Hal itu membantu mengurangi lapisan lemak di bawah kulit sekaligus ketegangan jaringan ikat fibrosa. Namun perlu Anda ingat sekali lagi bahwa komponen genetik turut berkontribusi terhadap pembentukan selulit. 


Beberapa perawatan kecantikan mengklaim bahwa produknya mampu mengatasi selulit hingga tuntas, tetapi para ahli dermatologi memiliki pendapat yang berbeda. Menurut Layke, tidak ada perawatan topikal yang mampu bekerja efektif pada bagian kulit terdalam. Namun rangkaian krim tersebut dapat bermanfaat meningkatkan kelembapan juga hidrasi pada kulit—yang memberi ilusi kulit lebih halus. 


(Kissy Aprilia, foto: Jakob Owens/ stocksnap.io)


Author:

You Might Also LIke