Stay in The know

Skincare

5 Mitos dan Fakta Pori Wajah

5 Mitos dan Fakta Pori Wajah

Ternyata berbagai cerita tentang pori kulit yang beredar di masyarat tidak sepenuhnya benar. 

Durasi baca: 1 menit


Anda putus asa karena tampilan pori besar yang membuat Anda tidak percaya diri saat bercermin di depan kaca? Bisa jadi, Anda salah memperlakukan kulit wajah dengan  memercayai semua fakta seputar pori yang sebenarnya hanyalah mitos belaka. 


GLITZMEDIA.CO memberikan beberapa mitos seputar pori wajah kepada dr Eddy Karta SpKK. Tak disangka, ia pun menjawabnya demikian. 

(BACA JUGA: Cara Gampang Merawat Kulit Wajah)



SULIT MENGATASI TAMPILAN PORI YANG SUDAH MELEBAR

Salah. Setiap orang dilahirkan dengan kondisi kulit yang bagus. Penggunaan kosmetik dan perawatan kulit yang salah dapat menimbulkan masalah kulit, terutama tampilan pori membesar. 



Pori kulit yang membesar disebabkan oleh berkurangnya kandungan air pada kulit. Akibatnya kulit mengalami dehidrasi. Itulah sebabnya Anda perlu banyak minum, minimal 8 gelas sehari. Sempurnakan dengan produk yang membantu hidrasi kulit. Jika kondisi air pada kulit sudah pulih, tekstur pori akan kembali halus. 


PORI BESAR CENDERUNG DIMILIKI OLEH JENIS KULIT BERMINYAK

Benar. Kulit cenderung berminyak memiliki kelenjar minyak yang lebih aktif bekerja. Kondisi ini membuat kulit mengeluarkan lebih banyak sebum. Sebum dan kotoran yang menyumbat kulit membuat pori tampak besar. Kombinasi sebum dan kotoran yang teroksidasi dengan udara luar, menimbulkan komedo. 


Hindari dengan rajin membersihkan wajah dan melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati. Perawatan kulit yang teratur akan membantu menjaga kulit berminyak sekaligus menutup kembali pori kulit. 


SAMARKAN PORI DENGAN FOUNDATION

Salah. Foundation memang dapat memberi ilusi kulit tampak lebih halus dan mulus. Namun, penggunaan foundation terlalu sering dan berlebihan malah akan memperburuk pori kulit yang besar. Pengaplikasian alas bedak atau foundation malah akan menyumbat pori sehingga pori sulit bernapas. Sebaiknya aplikasikan foundation bila diperlukan saja. 



Hindari penggunaan compact powder untuk sementara waktu. Lebih baik aplikasikan beda tabur pada kulit wajah. 


FACIAL MEMBUAT PORI KULIT MAKIN LEBAR

Salah. Bisa jadi proses ekstraksi yang dilakukan pada proses facial membuat Anda enggan melakukan perawatan ini. Padahal pori yang lebar atau scar terjadi karena teknik facial yang salah. Contohnya tidak melakukan proses pendinginan seperti masker untuk menutup pori. Produk yang mengandung avokad dapat membantu menutrisi sekaligus memberi ekstra kelembapan pada kulit wajah.


PORI AKAN BERTAMBAH LEBAR SEIRING DENGAN BERTAMBAHNYA USIA

Salah. Ukuran pori tidak tergantung pada bertambahnya usia. Pori yang lebar pada wajah disebabkan oleh kadar air dan minyak dalam kulit yang tidak seimbang. 

(BACA JUGA: 5 Langkah Mudah Merawat Kulit Bebas Jerawat)



Sebenarnya, kemampuan kulit menyerap nutrisi akan berkurang seiring bertambahnya usia Anda. Kondisi ini membuat kulit mudah kering karena sel tubuh termasuk kolagen dan serat elastin sudah tidak bekerja dengan baik. 


Atasi dengan penggunaan produk tepercaya yang sesuai untuk membantu mengatasi masalah kulit. 


(Anggia Hapsari, foto: Allure.com/ Pexels.com/ Dhyamis Kleber/ Marcello Morreira)

Author:

You Might Also LIke