Catat, jangan sampai wajah kamu jadi iritasi ya!


Layaknya jalan pintas, beauty hack merupakan tips perawatan kecantikan yang lebih mudah, lebih murah, dan lebih instan. Tak heran, banyak orang yang tertarik melakukan DIY dengan beauty hack yang trending di media sosial.


Namun kekurangannya, kita tidak mengetahui secara jelas kandungan dalam bahan yang digunakan tersebut. Bukannya menjadi lebih cantik, kulit justru bisa mengalami permasalahan yang cukup parah.


Lebih lanjutnya, ahli dermatologi asal New York—Julie Russak—memberitahukan beragam beauty hack yang populer, namun sebaiknya perlu kamu hindari. Yuk, simak rangkumannya berikut ini!

(BACA JUGA: Bocoran Tren Skincare Korea yang Bakal Hits di 2021)


MOUTHWASH

Mouthwash berfungsi untuk mematikan bakteri di dalam mulut. Secara logika, bahan tersebut juga dapat menangkal pertumbuhan bakteri penyebab jerawat dan ketombe. Namun, Russak menyarankan tidak mencobanya, terutama bagi pemilik jenis kulit sensitif. Mouthwash memiliki kandungan eucalyptus, alkohol, dan thyme, yang dapat menyebabkan iritasi berlebihan.



(Foto: Pinterest)


PASTA GIGI

Beauty hack yang satu ini sudah dikenal sejak lama. Memulaskan pasta gigi pada jerawat dikatakan ampuh mengeringkan jerawat, lantaran memiliki sifat menyerap minyak dan antibakteri. Padahal nyatanya, Russak menjelaskan bahwa sebagian dari pasta gigi memiliki bahan kandungan kimia yang tidak dapat bekerja pada kulit. 


HYDROGEN PEROXIDE

Formula hyrdrogen peroxide dikatakan ampuh mengatasi hiperpigmentasi secara instan. Tapi, tahukah kamu bahwa kandungan tersebut telah terkonsentrat dengan bahan kimia yang sangat tinggi? Akibatnya, kulit dapat mengalami kekeringan, yang mengacu pada penuaan dini dan bekas luka. Duh!



(Foto: Varilymag.com)


HAND SANITIZER

Hand sanitizer disebut dapat menggantikan make up primer agar hasil riasan dapat lebih flawless dan tahan lama. Di balik keunggulannya tersebut, Russak mengungkapkan bahwa hand sanitizer memiliki kandungan alkohol yang sangat bisa mengeringikan kulit. Bukan hanya itu, kandungan alkohol tersebut tidak dapat terpentrasi ke dalam pori-pori, sehingga hanya akan menyebabkan jerawat.



(Meichella Nancy/Kissy Aprilia, foto: nookmag.com)