×

Stay in The know

Skincare

Mengapa Anda Ketergantungan Terhadap Skincare Racikan?

Mengapa Anda Ketergantungan Terhadap Skincare Racikan?
Ayu Utami

Tue, 10 October 2017 at 11.51

Efek ketergantungan rupanya memperburuk kondisi kulit.


Kemudahan mendapat informasi dengan cepat, membuat semakin banyak perempuan yang memilih produk skincare berdasarkan kualitas dan bahan kandungan. Kepedulian ini mengarahkan keputusan bagi perempuan untuk memilih perawatan langsung dari ahlinya. Namun tidak jarang GLITZMEDIA.CO mendengar keluhan efek ‘ketergantungan’ saat terlepas dari rangkaian obat racikan profesional tersebut. 


Saat bertemu dengan Kevin A. maharis—pemilik klinik kecantikan Maharis Clinic—di bilangan Jakarta Selatan, GLITZMEDIA.CO mempertanyakan perihal kasus tersebut. Rupanya, efek ketergantungan tersebut disebabkan oleh kandungan steroid. Pada mulanya, pengguna akan merasakan hasil efektif dalam waktu singkat namun kembali bermasalahan usai menghentikan pengobatan. Bagi yang pernah mengalaminya, mungkin beranggapan bahwa produk tersebut sangat cocok sehingga mampu bekerja optimal. Kenyataanya, steroid adalah bumerang bagi investasi kesehatan kulit Anda. 


Dokter Kevin menjelaskan ciri-ciri tahapan kulit yang terpapar oleh steroid. Penggunaan minggu pertama membuat wajah tampak cerah, bersinar, bahkan jerawat menghilang sebanyak 50% dalam waktu 2-3 hari. Hal itu bukanlah suatu keunggulan melainkan perangkap halus. Beberapa bulan kemudian, kulit menjadi bening kemerahan—khususnya saat terekspos sinar mahatari—hingga terbayang tipis pembuluh darah. Setelah perawatan dihentikan, kulit wajah kembali kering mengelupas, kusam dan muncul bintik-bintik halus pada kulit. 


Lantas, mungkinkah kandungan steroid terdapat dalam produk kecantikan bebas? “Seharusnya tidak. Namun belakangan ini banyak oknum yang mengklaim ‘racikan dokter’ untuk produk yang dipasarkan. Sebaiknya perempuan lebih berhati-hati dalam mencermati kandungan skincare,” tutur Dokter Kevin. Meskipun ahli dermatologi langganan tidak menyebutkan kandungan steroid pada sesi konsultasi, tidak ada salahnya pula Anda lebih waspada bila mengalami efek samping serupa. 


(Kissy Aprilia, foto: pexels.com) 


You Might Also LIke