×

Stay in The know

Skincare

Lebih Ampuh Melawan Jerawat: Benzoyl Peroxide Atau Salicylic Acid

Lebih Ampuh Melawan Jerawat: Benzoyl Peroxide Atau Salicylic Acid
Anggia Hapsari

Sat, 27 July 2019 at 08.01

Formula mana yang lebih ampuh mengatasi jerawat?

Durasi baca: 50 detik


Benzoyl peroxide dan salicylic acid terkenal sebagai bahan formula skincare paling ampuh mengatasi jerawat. Tapi fakta mengungkapkan bahwa keduanya memiliki kandungan berbeda yang juga menghasilkan efek berbeda dalam merawat kulit. 


Dua ahli dermatologis ternama dari New York, Arielle N.B Kauvar, MD dan Arielle Nagler, MD, memaparkan penjelasan mengenai hal tersebut, sekaligus cara penggunaan terbaik.

(BACA JUGA: Tas Perempuan Cantik Murah Elegan)


PERBEDAAN BENZOYL PEROXIDE DAN SALYCYLIC ACID

Benzoyl peroxide berperan sebagai antibakteri. Pengobatan topikal ini mampu membunuh P. Acne, bakteri utama yang telah terbukti menyebabkan masalah jerawat. Kandungannya dapat mengatasi jerawat kecil seperti komedo. 


Sejauh ini, baik Kauvar atau Nagler belum melihat reaksi negatif dari penggunaan benzoyl peroxide. Waktu penyembuhannya cukup singkat, kurang lebih 5 hari untuk jerawat normal. 

(Foto: today.com)


Berbeda dengan salicylic acid. Kandungan ini tidak menargetkan faktor utama penyebab jerawat. Proses pengobatannya bukanlah mematikan bakteri, melainkan mengangkat sel-sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. 


Sisa minyak, kotoran dan riasan wajah membuat kulit sulit bernapas dan tertutup oleh sel-sel yang telah mati. Penggunaan salicylic acid dapat membantu mengurangi kemungkinan bakteri untuk berkembang biak. 


Itulah mengapa produk skincare berbahan dasar salicylic acid mampu memperbaiki tekstur dan mencerahkan kulit. 

(BACA JUGA: New York Fashion Week 2019)



CARA PENGGUNAAN

Benzoyl peroxide memiliki sifat sangat mengeringkan. Bila pemakaian jangka panjang tidak memberi efek alergi pada kulit, Anda dapat melanjutkan pengobatan secara topikal. Bila kulit mengalami gatal, kemerahan atau iritasi, iringi dengan penggunaan pelembap ringan. 


Masalah yang sering dialami pasien adalah, mereka mengalami alergi akibat pulasan berlebih. Harapannya adalah mempercepat proses penyembuhan, namun yang didapat justru sebaliknya. 


Konsentrat salicylic acid yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan iritasi. Anda dapat menghindarinya dengan kombinasi produk skincare. Salicylic acid bekerja efektif mengatasi komedo tanpa iritasi, namun mengingat sifatnya bukan antibakteri, kandungan tersebut tidak dapat melawan masalah utama jerawat. Butuh tambahan produk anti jerawat untuk mendapatkan hasil terbaik.


Nagler dan Kauvar menjelaskan bahwa Anda diperbolehkan untuk menggunakan pengobatan benzoyl peroxide dan salicylic acid dalam perawatan yang sama. 


Namun sebaiknya kedua kandungan tersebut tidak diaplikasikan secara bersamaan. Misalnya, salicylic acid untuk perawatan pagi dan benzoyl peroxide untuk malam hari. 


(Kissy Aprilia/ Anggia Hapsari, foto: marthastewart.com) 



You Might Also LIke