Mulai dari SPF, hingga face oil yang justru sangat diperlukan usia matang. 

Durasi baca: 1 menit 15 detik


Asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh kulit ketika memasuki usia 30 tahun, tidak lagi sama dengan perawatan di usia 20-an. Apalagi jika tanda penuaan sudah menjadi masalah utama bagi Anda, penggunaan produk pelembap dan tabir surya saja tidak akan cukup untuk melindungi kulit. Setidaknya, pastikan bahwa perawatan kecantikan sehari-hari telah terlengkapi oleh satu kandungan utama berikut ini.  


USIA 20-AN = SPF

Jangan lewatkan usia 20-an tanpa menggunakan tabir surya secara teratur. Tanpa disadari, Anda telah menghabiskan banyak energi untuk melakukan aktivitas di bawah paparan sinar matahari—faktor penyebab berbagai masalah kulit. Menurut studi penelitian American Society for Photobiology, 23 persen responden yang kerap terpapar sinar ultraviolet di usia 18 tahun mendapatkan efek buruk sebanyak 10 persen setelah satu dekade. Artinya, ketika memasuki usia 30 tahun, sinar ultraviolet telah merusak kulit sekitar 43 persen. Oh, no!

(BACA JUGA: Langkah Tepat Menggunakan Tabir Surya)


(Foto: Hawtcelebs.com)


USIA 30-AN = RETINOL

Sebelum membahas manfaat retinol untuk kulit, GLITZMEDIA.CO mengingatkan bahwa kandungan ini tidak direkomendasikan untuk ibu hamil. Formula yang umumnya digunakan oleh produk anti jerawat dan anti penuaan itu berisiko merusak perekembangan janin. Namun, retinol bekerja efeketif memperbaiki regenerasi sel-sel di dalam kulit, membantu stimulasi produksi elastin dan kolagen sehingga wajah tetap kencang, dan menyamarkan hiperpigmentasi. Penggunaan retinol sebagai serum akan mengoptimalkan perawatan kecantikan, untuk kulit awet muda dan tampak glowing. 

(BACA JUGA: 8 Kandungan di Dalam Produk Kecantikan Yang Harus Dihindari Pada Masa Kehamilan)