Hindari enam hal berikut ini agar kulit wajah tetap flawless.


Fungsi pori-pori pada kulit adalah mengeluarkan keringat dan racun dari dalam tubuh. Namun, ukuran pori-pori yang cukup besar tidak berarti baik untuk kesehatan kamu. Hal tersebut justru menjadi tempat penumpukan kotoran, debu, sisa kosmetik, hingga bakteri, yang berisiko menimbulkan masalah kulit. 


Ukuran pori-pori yang besar juga membuat kulit wajah menjadi kasar dan tampak tidak halus. Menurut ahli dermatologi asal Amerikat Serikat, Joel Schlessinger, MD, penyebabnya bukan saja karena faktor genetik atau usia, melainkan kebiasan buruk yang dilakukan terus menerus.


Apa sajkah itu?

(BACA JUGA: Rojukiss: Rekomendasi Sheet Mask dari Korea Selatan untuk Mengatasi Pori-pori Besar)


 

MENYENTUH KULIT WAJAH DENGAN TANGAN KOTOR

Kulit tangan yang kotor membawa banyak kuman, kotoran, dan bakteri yang akan berpindah ke permukaan kulit wajah. Residu yang menempel dalam waktu lama akan membuat pori-pori semakin terbuka lebar, tampilan terlihat kasar, lalu menjadi penyebab komedo serta jerawat. 


 

TIDAK MELAKUKAN EKSFOLIASI

Salah satu cara terbaik untuk mengecilkan pori-pori adalah rutin melakukan eksfoliasi. Perawatan ini dapat mengangkat sel-sel kulit mati dan seluruh residu yang mengendap di dalam pori-pori secara optimal.


Schlessinger menyarankan kamu untuk melakukan eksfoliasi setiap satu atau dua kali dalam seminggu agar terhindar dari iritasi. Pastikan kamu memilih tipe eksfoliasi yang sesuai dengan jenis kulit. 


 



 

MALAS MEMBERSIHKAN WAJAH SEBELUM TIDUR

Rutin membersihkan wajah sebelum tidur tidak hanya menghindari kulit dari masalah jerawat tetapi juga membantu menjaga kehalusan tekstur kulit.


Pasalnya, kotoran, sisa kosmetik, dan bakteri yang menempel, menumpuk, dan terus mengendap pada pori-pori kulit akan membuatnya semakin terbuka. Pastikan kamu telah mengangkat seluruh sisa kosmetik dengan produk make up remover atau cleansing balm sebelum mencucinya kembali dengan gentle cleanser.



MEMECAHKAN JERAWAT

Kebiasaan memecahkan jerawat juga menjadi penyebab membesarnya pori-pori kulit. Schlessinger menjelaskan bahwa ketika kamu melakukan hal tersebut, kulit mengalami perubahan pada struktur kulit yang berujung pada iritasi dan inflamasi. Jika masalah tersebut dialami oleh kulit secara rutin, maka akibatnya adalah pembesaran pada pori-pori kulit. 



PILHAN FORMULA SKINCARE TIDAK TEPAT

Ketika ukuran pori-pori yang besar sudah menjadi masalah utama pada kulitmu, pilih produk skincare yang mengandung formula pore-minimizing. Produk tersebut mengandung bahan yang mampu membantu meningkatkan senyawa glycosaminoglycans, yang berperan penting untuk mengencangkan kulit.


Kamu juga dapat memilih skincare berbahan dasar retinoid karena terbukti ampuh membantu mengecilkan pori-pori dengan melawan bakteri penyebab jerawat. 


 




MENGGUNAKAN PRODUK KECANTIKAN BERBAHAN DASAR MINYAK

Terakhir, Schlessinger menyarankan kamu untuk mengetahui jenis dari setiap kosmetik atau skincare dan memilih tipe produk yang tepat sesuai dengan jenis kulit. Salah-salah, kandungan yang terdapat di dalam produk akan menutup lapisan kulit dan menyebabkan pori-pori semakin membesar.


Hindari produk yang mengandung wax (lilin), minyak, dan juga butter, sementara itu pilihlah produk berbahan dasar mineral yang juga lebih baik untuk kulit sensitif. 

(Meichella Nancy, Kissy Aprilia, Foto: Popsugar)