×

Stay in The know

Skincare

Fungsi Pori Pada Kulit Wajah dan Cara Merawatnya Agar Terhindar dari Komedo

Fungsi Pori Pada Kulit Wajah dan Cara Merawatnya Agar Terhindar dari Komedo
Anggia Hapsari

Sat, 22 February 2020 at 08.01

Inilah fungsi pori pada kulit wajah dan cara perawatannya.  

Durasi baca: 1 menit 


Fungsi pori pada kulit wajah tidak hanya membantu kulit untuk 'bernapas', namun lebih dari itu. Sebelum kita bahas lebih lanjut, coba perhatikan terlebih dahulu penampakan pori pada kulit wajah Anda. 


Beberapa perempuan seringkali merasa terganggu dengan ukuran pori-pori yang tampak besar bahkan terkadang berwarna hitam. Kondisi ini menuntut Anda memperbaiki penampakan pori-pori dengan menggunakan produk perawatan khusus pori. 

(BACA JUGA: Skincare Kulit Berjerawat)


KENALI DULU FUNGSI PORI PADA WAJAH 

Fungsi pori-pori pada kulit begitu beragam. Mereka bukan hanya lubang-lubang kecil dan sederhana yang muncul di setiap milimeter permukaan kulit, tetapi mereka juga memiliki berbagai fungsi. 


Meski ukuran lubangnya sangat kecil namun lubang tersebut cukup besar untuk mengeluarkan cairan seperti minyak dan keringat. 


Pori-pori tidak dapat “dibuka” dengan uap panas dan “ditutup” dengan air dingin. Ini adalah mitos belaka. Ketika kita mendengar tentang mitos ini, yang terjadi pada pori-pori Anda adalah panas dari uap atau sauna akan melembutkan puing-puing penyumbat pori (berbagai hal yang menghasilkan komedo, whiteheads, jerawat dan kondisi lainnya) sehingga lebih mudah untuk dikeluarkan dengan pengelupasan. 


Panas dan lembap di bagian permukaan kulit akan melembutkan serat jaringan ikat elastis kulit sehingga pori-pori merentang dan lebih mudah untuk mengekstrak, mengelupas, dan menghilangkan kotoran. 


Jadi apa yang sebenarnya dilakukan oleh panas dan dingin adalah memengaruhi perilaku kulit dan serabut jaringan ikat yang menjalari semua di sekitarnya. Tetapi pori-pori itu sendiri pasif; sesuatu terjadi pada mereka, bukan oleh mereka.


MELEPASKAN KERINGAT 

Fungsi pori-pori pada kulit adalah melepaskan keringat untuk menghilangkan panas oleh tubuh. Kelenjar keringat terdapat di bawah kulit, ketika suhu tubuh menjadi terlalu hangat dan perlu melepaskan panas, keringat yang dihasilkan akan dikeluarkan melalui pori-pori ke permukaan kulit.


Keringat kemudian menguap dari permukaan sehingga suhu tubuh dapat dipertahankan.


MENGELUARKAN MINYAK 

Kelenjar sebasea di bawah kulit berfungsi untuk membantu mengeluarkan minyak atau sebum, yang biasanya Anda lihat pada kulit dalam kondisi cuaca tertentu. Minyak ini bertugas untuk membantu menjaga kulit agar tidak terlalu kering.

(BACA JUGA: 5 Langkah Perawatan Tepat untuk Kulit Berminyak)



Sebum yang terlalu banyak juga dapat meningkatkan akumulasi kotoran dan bakteri. Seperti halnya keringat, sebum juga digunakan sebagai pengaturan suhu tubuh.  


Jika sebum menumpuk pada permukaan kulit dan tidak dibersihkan secara teratur, akibatnya terjadi komedo. Jika terkontaminasi oleh udara luar dan terjadi oksidasi, komedo akan tampak kehitaman sehingga pori kulit tampak besar. 



RAWAT PORI-PORI PADA KULIT 

Selain faktor di atas, faktor genetika merupakan salah satu faktor penyumbang besar kecilnya ukuran pori. Tak perlu risau, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan tampilannya. 


Pertama adalah membersihkan dan melakukan eksfoliasi secara rutin. Anda juga dapat melakukan deep cleansing facial atau pengelupasan ringan yang dilakukan di klinik kecantikan. Perawatan ini bertujuan untuk membantu mengeluarkan kotoran tanpa merusak lapisan kulit Anda. 


Jika ingin melakukan investasi yang lebih besar, coba pertimbangkan untuk melakukan laser dermatologi dan perangkat yang dibantu cahaya - terutama cahaya berdenyut fotofacial - untuk memulihkan elastisitas jaringan ikat kulit, memperbaiki tekstur, dan menjaga tampilan pori-pori tetap terkendali.



Sayangnya, penampakan pori-pori bisa menjadi lebih besar dan lebih terlihat seiring bertambahnya usia. Hal ini disebabkan karena degradasi kolagen dan elastisitas dari waktu ke waktu akibatnya kulit tampak mengendur dan meregang yang berpengaruh pada besar kecilnya pori-pori. Itulah sebabnya Anda perlu menggunakan perawatan kulit anti aging sejak usia 20-an.  

(Tenny Rosyaria, foto: unsplash.com/ , instagram.com/ Sephora/ Benefit)


You Might Also LIke