Stay in The know

Skincare

Jenis dan Intensitas Eksfoliasi Sesuai Kebutuhan Kulit

Jenis dan Intensitas Eksfoliasi Sesuai Kebutuhan Kulit

Lakukan perawatan kulit yang tepat untuk hasil lebih optimal.

Durasi baca: 1 menit 15 detil


Melakukan eksfoliasi secara rutin adalah cara terbaik untuk mendapatkan kulit sehat dengan tampilan flawless. Namun, frekuensinya harus Anda seusaikan dengan kebutuhan jenis kulit. Intensitas pengangkatan sel-sel kulit mati yang terlalu tinggi dapat menjadi bumerang bagi kulit, bahkan memperbanyak masalah seperti jerawat serta iritasi. Selain itu, Anda juga harus memilih jenis eksfoliasi seperti scrub, peeling, atau chemical exfoliating, yang akan membantu merawat kulit lebih optimal.

(BACA JUGA: Tanda Anda Melakukan Eksfoliasi Berlebih)


KULIT KERING DAN SENSITIF 

Pernah mengalami efek iritasi kemerahan usai menggunakan scrub? Pemilik jenis kulit kering dan sensitif disarankan untuk menghindari jenis eksfoliator tersebut. Scrub memiliki tekstur kasar yang menyebabkan gesekan intensif pada kulit. Anda dianjurkan untuk menggunakan gentle chemical exfoliator seperti cleanser, toner, atau peeling, yang mengandung glycolic acid, AHA, dan BHA. Formula tersebut mampu mengangkat sel kulit mati melalui pengelupasan, bahkan mencegah kotoran masuk ke dalam pori-pori Anda.



(Foto: intothegloss.com)


KULIT NORMAL 

Mengeksfoliasi kulit dengan cara manual merupakan perawatan yang paling ideal untuk jenis kulit normal. Anda dapat menggunakan scrub, menggosokan handuk halus, atau sikat elektrik pada kulit wajah. Untuk menghindari iritasi, gunakan alat tersebut dengan facial cleanser dan lakukan dua atau tiga kali setiap minggunya.

Author: Kissy Aprilianti

You Might Also LIke