Stay in The know

Skincare

Bahaya Rokok Yang Memberi Efek Buruk Bagi Kecantikan Kulit Dan Rambut

Bahaya Rokok Yang Memberi Efek Buruk Bagi Kecantikan Kulit Dan Rambut


Di masa kini, wanita perokok bukanlah hal yang tabu lagi. Bahkan, merokok sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern di beberapa kalangan wanita. Padahal, kita semua sudah tahu kalau merokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan—termasuk menyebabkan kematian. 

Sayangnya hal ini seringkali ditepis—atau tidak disadari benar—oleh para wanita perokok, lantaran belum merasakan langsung bahaya buruk dari merokok itu sendiri. Yang menyebalkannya lagi, Glitzy yang tidak merokok tapi dekat dengan para perokok—alias perokok aktif—harus menanggung juga efek buruk asap rokok yang ditimbulkan perokok aktif. 

Bukan hanya kesehatan, rokok secara jelas memberi efek buruk pada kecantikan Anda. Bila Anda merasa kulit mulai mengusam, kering, dan timbul flek-flek hitam, hal ini tak selalu dikarenakan penuaan dini. Ini justru menjadi pertanda negatif dari bahaya rokok. Yuk cari tahu lebih lanjut apa saja efek negatif dari rokok yang sebabkan kecantikan Anda semakin berkurang.


Membuat Kulit Kusam

Racun yang terkandung di dalam rokok, yang ikut terisap ke tenggorokan akan masuk ke dalam sirkulasi darah. Kandungan karbon monoksida dari rokok mengikat lebih kuat, yang membuat kadar oksigen di dalam darah menjadi semakin rendah. Hal  ini menyebabkan kulit kehilangan rona, menjadi pucat, dan memperlihatkan aura kurang segar.


Berkurangnya Elastisitas Kulit

Aktivitas merokok dapat menyebabkan nutrisi dalam tubuh Anda berkurang. Zat kimia serta racun dari rokok, memicu kerusakan kolagen di dalam kulit yang sebenarnya berfungsi melindungi dan menjaga kerusakan kulit Anda. Menghabiskan 1 batang rokok sama dengan mengeluarkan 35mg Vitamin C yang membantu kerja kolagen di dalam kulit. Kurangnya kolagen dan vitamin C pada kulit inilah yang menyebabkan elastisitas kulit berkurang, sehingga kulit cepat kendur dan muncul keriput. 



Kerontokan Pada Rambut 

Merokok dapat menyumbat pembuluh arteri yang bertugas mengirimkan nutrisi ke seluruh tubuh. Selain itu, segala racun dan zat kimia yang terkandung di dalam rokok bisa merusak DNA dalam folikel rambut, yang mengakibatkan rambut semakin tipis. Perokok memiliki resiko dua kali lebih besar untuk mengalami kerontokan, bahkan kebotakan. Pasalnya, kulit kepala jadi kekurangan nutrisi.


Stretch Mark 

Memang sih, timbulnya stretch mark pada setiap wanita tergantung dari perubahan bentuk dan berat badan.  Namun, rokok juga dapat berkontribusi mempercepat timbulnya garis-garis putih tersebut. Nikotin yang ditemukan di dalam rokok, menimbulkan kerusakan serat dan jaringan ikat pada kulit Anda, sehingga membuat elastisitas dan kekuatan kulit berkurang.


Bibir Menghitam

Menghitamnya bibir menjadi masalah kecantikan yang paling sering terjadi pada kalangan perokok. Warna kemerahan alami bibir perlahan berubah menggelap yang disebabkan oleh panas rokok yang menempel langsung pada bibir. Selain itu, berkurangnya oksigen pada sirkulasi darah di kulit bibir juga bisa menyebabkan rona alami bibir berkurang. Meskipun bisa dimanipulasi dengan penggunaan lipstik, rasanya lebih menyenangkan bila kita memiliki bibir merah yang alami, ya...

Jadi, masih juga berpikir untuk merokok, Glitzy?

(Kissy Aprilia, Image: Corbis)

You Might Also LIke