×

Stay in The know

Skincare

5 Kandungan Serum Terbaik untuk Kulit Kombinasi

5 Kandungan Serum Terbaik untuk Kulit Kombinasi
Kissy Aprilianti

Wed, 18 July 2018 at 12.03

Manfaat kandungan AHA dan BHA untuk perbaikan kulit.

Durasi baca: 1 menit 30 detik


Sudah menemukan produk skincare terbaik untuk jenis kulit kombinasi milik Anda? Manfaatkan kandungan zat asam untuk menangani komplikasi pada wajah, seperti komedo, jerawat, kelebihan produksi sebum dan kulit kusam. Seluruh masalah tersebut dapat teratasi dengan mengutamakan perwatan eksfoliasi menggunakan formula bahan kimia yang tepat. 


Ahli estetika kulit asal Amerika Serikat, Renée Rouleau, menjelaskan bahwa menggunakan kombinasi alpha-hydroxy acids (AHA) dan beta-hydroxy acids (BHA) dapat mengubah tampilan kulit bahkan hanya dalam waktu 1 minggu. Kedua kandungan tersebut memberikan fungsi yang sama, namun secara spesifik AHA fokus menangani bagian permukaan kulit—yang berarti baik untuk mengatasi keriput dan kekeringan—sedangkan BHA menembus ke dalam pori-pori sehingga dapat menuntaskan masalah jerawat. Lalu, jenis kandungan AHA atau BHA seperti apa yang cocok untuk kulit kombinasi?

(BACA JUGA: Apakah Perbedaan Antara AHA dan BHA?)


GLYCOLIC ACID

Glycolic acid adalah salah satu bentuk kandungan AHA yang populer di industri kecantikan. Berbagai penelitian telah membuktikan khasiat dari glycolic acid yang dapat bermanfaat untuk segala jenis dan usia kulit. Bahan kandungan ini terdiri dari molekul kecil sehingga mampu terpenetrasi maksimal ke dalam kulit dan menutrisi sel-sel kulit leih efektif. Anda dapat menggunakan glycolic acid secara menyeluruh atau mengombinasikan dengan produk AHA lainnya. Mulailah mencoba dari jumlah konsentrat rendah (5%) untuk menghindari efek sampingnya. 


LACTIC ACID

Lactic acid adalah glycolic acid versi lembut. Keduanya memiliki manfaat yang sama untuk kulit, tetapi molekul lactic acid lebih besar sehingga proses penetrasinya berjalan lebih lamban. Bahan kandungan ini dapat menjadi alternatif bila glycolic acid bekerja terlalu agresif pada kulit, seperti timbul kemerahan, gatal-gatal dan kemerahan, atau jerawat yang tidak kunjung henti.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke