×

Stay in The know

Skincare

3 Jenis Paraben dalam Kosmetik

3 Jenis Paraben dalam Kosmetik
Meichella Nancy

Thu, 25 April 2019 at 08.01

Paraben adalah bahan pengawet sintetis, yang kerap dikenal sebagai bahan kimia. Amankah?

Durasi baca: 1 menit


Jika mendengar bahan kimia, tentu yang dibayangkan adalah bahan yang berbahaya untuk kulit. Padahal, sebenarnya hampir seluruh bahan kandungan dibuat dengan bahan dan proses kimiawi. Paraben sendiri terbuat dari asam alami yang ditemukan pada blackberries dan raspberries.

(BACA JUGA: 10 Tahap Perawatan Kulit seperti Perempuan Korea Perlukah?)



Zat ini kemudian diproses menjadi bahan pengawet pada kosmetik, skincare, dan juga makanan. Meskipun paraben digunakan sebagai pengawet, namun ada beberapa penelitian yang mengklaim bila paraben ini mempunyai efek berbahaya untuk tubuh. 


Seiring perkembangan penelitian dan efek kandungan paraben yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, Komisi Regulasi Uni Eropa pun mengambil sikap mengenai hal ini. Tahun 2014 Negara Uni Eropa melarang peredaran produk kosmetik yang memiliki kandungan isopropylparaben, isobutylparaben, phenylparaben, benzylparaben, dan pentylparaben. 


Sedangkan di negara Amerika Serikat, FDA masih memperbolehkan kandungan paraben dalam jumlah yang sudah ditentukan. Paraben pada kosmetik mempunyai beberapa jenis seperti berikut ini. 



ETHYPARABEN

Salah satu jenis paraben ini termasuk jenis yang aman bila penggunaannya hanya sedikit. Ethyparaben biasa ditemukan dalam kosmetik dan skincare untuk mengontrol pertumbuhan jamur sehingga produk menjadi tahan lama. 


Pada tahun 2008, sebuah studi menemukan bila ethyparaben menyebabkan kulit wajah mudah mengalami masalah kulit bila terpapar cahaya matahari. 



BUTYLPARABEN

Butylparaben dalam kadar rendah termasuk cukup aman, namun tetap mempunyai resiko iritasi pada kulit. Sehingga untuk kulit yang sensitif, sebaiknya hindari penggunaan kosmetik yang mengandung butylparaben. 



PROPYLPARABEN

Propylparaben biasa ditemukan dalam skincare atau kosmetik yang berbahan dasar air. Paraben jenis ini mudah termasuk yang mudah larut dalam air. 


Sebenarnya belum ada larangan untuk penggunaan paraben dalam kosmetik selama kadarnya tidak melebihi yang disarankan. Namun, bila Anda mempunyai masalah dengan kulit sensitif, sebaiknya memang memilih bahan natural yang lebih aman. 


Bahkan kini sudah mulai banyak brand lokal yang mengusung konsep natural dalam tiap produknya. Yang terpenting, telitilah dalam melihat kandungan tiap produk dan jangan ragu untuk berkonsultasi kepada para ahli mengenai keamanan kandungan suatu produk.


(Ratih Dwiningtyas, foto: Pexels.com/ Moose Photos/ JC Laurio/ Pixabay)

You Might Also LIke