Stay in The know

Nails

7 Fakta Mengenai Mitos Perawatan Kuku

7 Fakta Mengenai Mitos Perawatan Kuku

Mulai dari tanda putih di permukaan kuku, hingga kualitas nail art.  

Durasi baca: 1 menit 15 detik


Mitos seputar kecantikan masih terus menjadi perdebatan, mulai dari perawatan kulit hingga kuku. Perbincangan seputar pilihan jenis cat kuku terbaik, indikasi kesehatan yang terlihat dari tanda putih pada permukaan kuku, serta tip DIY adalah beberapa topik yang menarik perhatian. Lalu bagaimana kebenarannya? Simak fakta dari 6 mitos perawatan kuku berikut ini.

(BACA JUGA: 5 Rekomendasi Perawatan Kuku Terbaik di Jakarta)


Mitos: Kuku Membutuhkan Pernapasan

Faktanya, kuku Anda tidak membutuhkan pernapasan karena bantalan kuku yang melapisi di bawahnya terdiri dari sel kulit mati. Sel kulit mati tidak membutuhkan oksigen untuk beregenerasi. Sesering apapun Anda menghiasi kuku dengan kuteks, kuku hanya akan mengalami perubahan warna yakni menguning. Permasalahan tersebut juga masih tergolong mudah diatasi dengan perawtan manicure.  



(foto: checkmynails.com)


Mitos: Bercak Putih Pada Kuku Disebabkan Kurangnya Kalsium

Bercak putih pada permukaan kuku disebut dengan leukonikia. Leukonikia sendiri bukan disebabkan oleh kurangnya kalsium di dalam tubuh. Kuku Anda mengalami trauma akibat benturan sehingga meninggalkan bekas ‘lebam’. Bercak putih tersebut juga dapat disebabkan oleh kerusakan saat menggunakan peralatan manicure, atau saat membersihkan gel/ acrylic nail art. 

You Might Also LIke