Stay in The know

Makeup

Kesalahan Menggunakan Highlighter Seperti Ini Akan Membuat Riasan Wajah Jadi Buruk

Kesalahan Menggunakan Highlighter Seperti Ini Akan Membuat Riasan Wajah Jadi Buruk

Pelajari 6 kesalahan yang paling sering terjadi saat mengaplikasikan highlighter pada wajah yang berujung pada hasil riasan yang buruk. 

Demam riasan wajah strobing kian melanda. (BACA: Strobing Teknik Makeup Baru Yang Membentuk Wajah Dengan Efek Glowy). Kesan wajah sehat yang berkilau, tengah digilai oleh sebagian besar wanita. Penggunaan produk highlighter pada bagian tulang wajah yang memantulkan cahaya secara alami, menjadi rahasia di balik penampilan flawless tersebut. Bahkan, tanpa perlu menggunakan teknik contouring pun, wajah Anda terlihat lebih tegas dan juga lebih tirus.

Sayangnya, masih banyak wanita yang belum memahami bagaimana cara mengaplikasikan highlighter yang tepat. Akibatnya, wajah bukannya terlihat semakin glowy, tapi justru terlihat sangat berminyak. Jika Glitzy lebih sering mendapatkan komentar negatif dibandingkan pujian setelah mengaplikasikan highlighter, mungkin enam (6) poin di bawah ini yang menjadi faktor kesalahannya. Keep on reading!


Terlalu Banyak Memulaskan Highlighter

Less is more! Terlalu banyak memulaskan highlighter dapat membuat wajah terlihat terlalu berkilau. Tidak menutup kemungkinan jika orang lain akan beranggapan kilauan tersebut merupakan minyak berlebihan yang menempel pada wajah. Seharusnya, produk highlighter hanya dipulaskan tipis-tipis saja untuk memberi kesan segar dan bercahaya secara alami. 


Mengaplikasikan Highlighter Pada Seluruh Wajah

Mungkin Anda bermaksud menonjolkan kesan superglowy pada wajah, namun mengaplikasikan highlighter pada seluruh area wajah sangat dilarang. Yup, it’s a big no-no! Bisa-bisa wajah Anda terlihat buruk layaknya ‘kilang minyak’ (baca: sangat oily). Pastikan Glitzy hanya memulaskan highlighter pada bagian tulang pipi, tulang hidung, dan di antara lekukanhidung dan mulut.




Salah Menggunakan Warna Highlighter

Umumnya produk highlighter hadir dalam shade (warna) yang berbeda-beda, seperti peach, gold, dan ivory. Layaknya lipstik, blush-on, dan alas bedak, Anda juga wajib menyesuaikan shade highlighter dengan warna kulit. Pemilik warna kulit medium-dark disarankan menggunakan highlighter berwarna golden bronze, sedangkan warna peach maupun ivory tepat untuk Anda yang memiliki warna kulit lebih terang. 


Mengaplikasikan Highlighter (Cream) Layaknya Moisturizer

Jika ingin menampilkan kesan berkilau yang lebih alami, produk highlighter dengan tekstur cream atau liquid merupakan pilihan yang tepat. Namun, masih banyak wanita yang salah saat menggunakan creamy highlighter—mengoleskannya layaknya memakai pelembap wajah. Akibatnya riasan wajah lagi-lagi terlalu berminyak. Sebaiknya aplikasikan highlighter menggunakan jari tangan tipis-tipis saja dengan lalu tepuk-tepuk cream tersebut di area yang diinginkan.


Mengaplikasikan Liquid Highlighter Setelah Powder Foundation

Tahukah Anda jika penggunaan liquid highlighter setelah powder foundation dapat ‘menggeser’ foundation itu sendiri? Akibatnya foundation maupun highlighter menjadi tidak rata di permukaan kulit wajah. Sebaiknya gunakan powder foundation yang mengandung formula highlighter atau pilih liquid foundation yang sudah memiliki kandungan highlighter. 

 

Memulaskan Highlighter di Kondisi Gelap

Pencahayaan (lampu) saat memulaskan highlighter penting mendukung suksesnya hasil riasan wajah Anda. Jika lokasi cenderung gelap, Anda harus berhati-hati memulaskannya, karena efek highlighter bisa memberi kilauan berlebihan di ruangan yang lebih terang nantinya. Sebaiknya pulaskan highlighter di kondisi ruangan yang memiliki pencahayaan cukup atau terang. Perhatikan pula tujuan acara yang akan Anda datangi untuk menyesuaikan tingkat pulasan highlighter. 

(Kissy Aprilia)

You Might Also LIke