Pastikan kamu mengetahuinya, ya!


Apakah kamu menggunakan alat catok untuk menata rambut setiap hari? Bagi sebagian besar perempuan modern, benda satu itu memang sangat diandalkan, bahkan bisa menggantikan fungsi sisir untuk merapikan rambut.


Tidak hanya menciptakan tekstur lurus, alat catok juga dapat digunakan untuk menerapkan beragam macam gaya, salah satunya adalah beach wave yang sangat digemari. Meski begitu, penggunaan alat catok yang kurang tepat dapat membuat rambut kehilangan kekuatannya.

(BACA JUGA: Ide Gaya dan Potongan Rambut Keriting dari Rihanna Hingga Zendaya)


Masalah yang paling banyak dihadapi adalah kerontokan, bercabang, kering, kusam, dan mudah patah. Untuk menghindari hal tersebut, kamu pun wajib melakukan perawatan seperti creambath atau hair spa, serta mengaplikasikan vitamin pelindung sebelum penataan. Dan yang paling penting adalah mengatur temperatur alat catok agar tidak membuat rambut menjadi rusak.



(Foto: Freepik)


JANGAN CATOK RAMBUT MELEBIHI 185 DERAJAT CELCIUS

Jika berpikir menggunakan alat catok rambut dengan temperatur rendah dapat mengurangi potensi kerusakan pada rambut, kamu salah besar! Pasalnya, temperatur alat catok rambut yang rendah justru membuat kamu harus mengaplikasikan berulang kali dan artinya membuat rambut lebih banyak terpapar oleh suhu panas.


Namun, bukan berarti kamu sebaiknya mengatur alat catok rambut ke suhu yang terlalu tinggi. Pada kenyataannya, suhu yang terlalu tinggi jelas bisa berisiko membakar rambutmu dan membuatnya jadi rusak.


So, temperatur yang ideal untuk mengatur alat catok rambut adalah pada suhu 185 derajat celcius, dan sebaiknya tidak melebihi itu! Dalam suhu tersebut, kamu hanya perlu mengaplikasikannya sebanyak satu atau dua kali saja untuk menghasilkan penataan yang sempurna.


Artinya, dengan suhu yang tepat, permukaan rambut kamu tidak akan terpapar panas secara berulang kali, sehingga hal ini akan meminimalkan risiko kerusakan pada rambut.

(Meichella Nancy, Kissy Aprilia, Foto: Beautyfrizz.com)