Ada beberapa mitos rambut rontok yang belum terbukti kebenarannya, lho!


Tak bisa dipungkiri, rambut rontok menjadi masalah yang umum dihadapi oleh banyak orang. Namun penyebab rambut rontok melebihi batas wajar hingga saat ini belum diketahui alasannya. Dalam kondisi normal, perempuan biasanya kehilangan 100 helai rambut per hari.


Jika melebihi batas ini, kerontokan rambut kamu memang perlu diwaspadai. Beragam anggapan mitos penyebab kerontokan rambut banyak yang belum terbukti kebenarannya. Oleh karena itu, kamu wajib mengetahui fakta dari 5 mitos mengenai rambut rontok berikut ini!

(BACA JUGA: 5 Rekomendasi Hair Tonic untuk Rambut Rontok)


TERLALU SERING KERAMAS MEMBUAT RAMBUT RONTOK

Sering keramas biasa dianggap sebagai penyebab kerontokan rambut. Padahal hal ini belum terbukti benar, pasalnya keramas justru membersihkan minyak pada kulit kepala yang menjadi pemicu kerontokan rambut. Sehingga apabila kamu jarang keramas justru memicu kerontokan rambut lebih parah. Oleh karena itu, lakukan keramas secara teratur minimal dua hari sekali.


KADAR TESTOSTERON YANG TINGGI MENJADI PENYEBAB KERONTOKAN

Kelebihan hormon testosteron sering dianggap menjadi penyebab kerontokan rambut bagi perempuan. Hal yang sebenarnya terjadi adalah, kelebihan testosteron akan diubah oleh tubuh menjadi DHT (dihidrotestosteron) yang menyebabkan kerusakan pada folikel rambut.



(Foto: Healthline.com)


SETELAH MENGALAMI KERONTOKAN, RAMBUT TIDAK AKAN BEREGENERASI

Setiap mengalami kerontokan rambut, kulit kepala akan memproduksi rambut baru untuk beregenerasi. Apabila kamu mengalami kerontokan, akar rambut akan kembali menyesuaikan dengan keadaan kulit kepala.


Kerontokan rambut bersifat sementara dan tidak permanen, sehingga kamu hanya perlu menemukan penyebab kerontokan dan mencari cara untuk mengatasinya. Semua penyebab kerontokan dapat dicegah agar tidak menjadi lebih parah.


MENYISIR RAMBUT SAAT BASAH MENYEBABKAN RAMBUT RONTOK

Rambut basah memang cenderung jauh lebih mudah disisir dan ditata. Seorang pakar perawatan rambut dari New York, Meri Kate O’Connor memaparkan bahwa menyisir rambut saat basah tidak akan memberi dampak kerontokan.


Ia menyatakan bahwa menyisir rambut saat basah justru dapat membantu mengeringkan rambut. Namun, kamu harus menggunakan sisir dengan model tertentu, salah satunya adalah sisir bulat yang dapat menjaga akar rambut dari kerontokan.



(Foto: Istockphoto)


STRES PENYEBAB RAMBUT RONTOK

Banyak yang beranggapan bahwa stres menjadi penyebab utama rambut rontok. Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena tidak semua stres menyebabkan rambut rontok. Stres jangka panjang, gangguan tidur, atau berkurangnya nafsu makan bisa menjadi penyebab rambut rontok. Namun hal ini hanya terjadi pada beberapa individu yang memang kondisi mentalnya bermasalah sehingga mempengaruhi pertumbuhan rambut.

(Meichella Nancy/Piti, foto: Pinterest/Getty Images)