Selain itu, folikel juga mengandung salah satu hormon cinta yang disebut sebagai estrogen. Ketika Anda terus mencabut uban, maka rambut lambat laun semakin menipis dan hormon estrogen ikut menurun. Tidak hanya itu, mencabut uban terlalu sering bisa membuat folikel rambut mengalami trauma hingga infeksi dan berhenti memproduksi anak rambut yang menyebabkan kebotakan secara permanen.


Elizabeth menjelaskan uban juga bisa tumbuh karena beberapa hal, mulai dari perubahan hormon, kekurangan vitamin B, hingga gaya hidup tidak sehat. Menurutnya, orang yang sering merokok berpotensi lebih cepat mengalami pemutihan rambut. Hal ini terjadi karena zat nikotin di dalamnya mampu menghambat sirkulasi hormonal dan merusak beberapa jaringan yang memicu kerusakan pada rambut.


Menurutnya, sebaiknya Anda tidak mencabut uban sama sekali untuk menghindari trauma pada folikel. Ia juga menegaskan sebaiknya hindari mengecat rambut secara rutin, karena banyak unsur kimiawi yang memiliki kandungan keras dan justru membuat seluruh lapisan folikel mati hingga memperbanyak uban. Pilihlah jenis sampo dan kondisioner yang cocok untuk menghindari tumbuhnya uban. Anda juga dapat mengonsumsi vitamin B atau segala jenis makanan yang kaya akan vitamin B seperti bayam, selada, kubis, biji-bijian dan telur.


(Elizabeth Puspa, foto: pexels.com, pxhere.com)