Rontok hingga infeksi jamur di kulit kepala, inilah beberapa dampak buruk rambut terlalu sering diikat.


Rambut adalah mahkota bagi perempuan. Karena itu, setiap perempuan akan rela melakukan apapun termasuk juga merogoh kocek dalam guna merawat rambut mereka secara rutin. Mulai dari creambath, hair spa, dan lain sebagainya.


Meski sering dirawat, ternyata tidak membuat mereka terhindar dari bad hair day. Terlebih bagi mereka yang kerap naik ojek ke mana-mana, sudah pasti rambut akan basah karena keringat berlebih yang keluar dari kulit kepala.


Kalau sudah begini, kamu tentu akan mencari cara supaya penampilan tetap menunjang meskipun kondisi rambut sudah tidak bagus. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan mengikat atau menguncir rambut.


Mengikat rambut bisa membuat penampilanmu aman, dibandingkan jika kamu membiarkan rambut terurai tapi kondisinya sudah tidak keruan.


Meskipun mengikat rambut disebut menjadi salah satu cara ampuh untuk menyelamatkan penampilan, tapi ternyata terlalu sering mengikat rambut disebut tidak baik untuk kesehatan rambut, lho!


Berikut adalah beberapa dampak buruk yang akan kamu alami jika terlalu sering mengikat rambut:

(BACA JUGA: 5 Cara Mencegah Rambut Rontok yang Mudah dan Murah)


KERONTOKAN

Dampak buruk karena terlalu sering mengikat rambut yang pertama adalah kerontokan. Terlalu sering mengikat rambut akan membuat akar rambut menerima tekanan secara terus menerus. Jika tidak dihentikan, maka kamu akan mengalami kerontokan rambut kronis karena rambut mengalami stres dan tegang.


Normalnya, seseorang akan mengalami kerontokan rambut hingga 100 helai sehari. Tapi jika rambutmu stres maka jumlah yang rontok akan lebih banyak. Kalau sudah begini, kamu akan terancam mengalami penipisan rambut dan puncaknya adalah kebotakan.


KERAPUHAN

Dampak buruk karena terlalu sering mengikat rambut yang kedua adalah kerapuhan. Ya, selain rontok, kondisi rambutmu juga menjadi lebih lemah. Karena itu, bagi mereka yang sering menguncir rambut, kondisi rambutnya pasti jadi lebih mudah patah dibandingkan dengan mereka yang tidak.


BERKETOMBE

Dampak buruk karena terlalu sering mengikat rambut yang ketiga adalah berketombe. Selain rontok dan rapuh, kamu juga berisiko mengalami gangguan ketombe jika terlalu sering mengikat rambut.


Ketika rambut diikat, maka sirkulasi udara di rambut akan terhambat. Sirkulasi udara di kepala terhambat, maka kondisi kulit kepala akan lembap. Jika kulit kepala lembap, maka kamu akan rentan terhadap rasa gatal di kepala.


Selain gatal, kondisi ini juga membuat kulit kepalamu berisiko terserang jamur. Rambut yang diikat merupakan tempat sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak.


Jika terus dilakukan secara rutin, maka bakteri yang berkembang biak itu lama-lama akan meninggalkan luka di kulit kepala. Sehingga, kulit kepala akan mengalami infeksi jamur.




(Andiasti Ajani, foto: andrew rodef/unsplash.com, mtv.com)