Percayalah, rutin membersihkan sisir adalah penting!

Durasi baca: 45 detik.


Tahukah Anda, kalau rutin membersihkan atau mencuci sisir rambut adalah hal yang sangat penting. Kenapa? Karena sisir pada umumnya mengandung minyak, debu, juga kuman, yang menumpuk dari waktu ke waktu. Kotoran-kotoran ini, secara tidak langsung datang dari rambut Anda sendiri.


Maka dari itu, biasakanlah minimal seminggu sekali untuk mencuci atau membersihkan sisir Anda. Agar, rambut Anda yang indah dan bersih bisa terhindar dari berbagai masalah rambut. Seperti dari ketombe, rambut rontok, sampai yang paling mengerikan adalah infeksi kulit kepala.


Berikut ini GLITZMEDIA telah mengompilasi cara membersihkan atau mencuci sisir berdasarkan jenisnya. Mulai dari yang lurus, sikat, dan bulat, Yuk langsung saja simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

(BACA JUGA: Cara Merawat Rambut untuk Anda yang Menggunakan Hijab) 


SISIR LURUS

Jenis sisir yang pertama adalah sisir lurus. Sisir lurus cenderung disukai oleh banyak orang karena mampu mengurai rambut dengan baik. Sehingga pemakainya bisa terhindar dari rambut kusut. Sebelum membersihkan sisir lurus, ada beberapa alat yang harus Anda siapkan:


  • Tusuk gigi

  • Sampo

  • Handuk atau sapu tangan handuk

  • Air hangat

  • Wadah

  • Sikat gigi bekas

  • Alkohol 70 persen


Cara membersihkan

  • Pertama buang dulu kotoran yang terlihat jelas menempel di sisir. Mulai dari rambut, minyak, debu, dan sebagainya.

  • Rendam sisir di dalam wadah yang sudah diisi oleh campuran air hangat dan sampo selama kurang lebih 20 sampai 30 menit.

  • Setelah itu sikat sisir menggunakan sikat gigi bekas secara perlahan, agar setiap gerigi atau jari-jari sisir bisa tersikat dengan baik.

  • Jika ada sisi-sisi yang sulit dibersihkan menggunakan sikat, Anda bisa menggunakan tusuk gigi untuk membersihkannya.

  • Bila kondisi sisir sudah bersih, selanjutnya bilas sisir dengan air bersih. Kemudian kembali siapkan wadah, isi dengan air bersih yang sudah dicampur alkohol 70 persen. Rendam sisir di air tersebut selama kurang lebih 15 sampai 20 menit, agar kuman-kuman yang menempel bisa hilang. Sehingga sisir benar-benar bersih 100 persen.

  • Terakhir, keringkan sisir dengan handuk. Pastikan benar-benar kering agar sisir tidak lembab. Jika sisir lembab maka debu dan kuman atau bakteri akan kembali menempel.



(Foto: amazon.com, aerin.com)


SISIR BULAT

Jenis sisir yang kedua adalah sisir bulat. Anda yang suka nge-blow rambut pasti familiar dengan sisir ini. Ya, sisir bulat disukai oleh mereka yang gemar membentuk rambutnya. Entah itu bergelombang ke dalam, ke luar, dan lain sebagainya.


Sayangnya jenis sisir ini riskan untuk para pengguna karena mampu menarik rambut dari kulit kepala. Belum lagi soal jari-jarinya yang rapat. Sudah pasti sisir bundar ini menyimpan banyak sekali kotoran seperti rambut, debu, hingga kuman.


Jika Anda adalah pengguna sisir bulat, cara mudah membersihkannya kurang lebih sama dengan sisir lurus. Hal terpenting dari membersihkan sisir bulat yang harus Anda perhatikan adalah ketika proses merendam di dalam alkohol.


Bila sisir lurus membutuhkan waktu 15 sampai 20 menit, maka sisir bulat harus lebih lama sedikit. Mungkin sekitar 30 menit. Selain itu, wadah yang digunakan sebaiknya bukan yang lebar tetapi yang tinggi seperti botol. Supaya seluruh bagian sisir bisa terendam dengan baik.


SISIR SIKAT

Jenis sisir yang ketiga adalah sisir sikat. Fungsi sisir sikat kurang lebih mirip dengan sisir bulat. Karena itulah mereka yang memiliki rambut tipis, lebih suka menggunakan sisir sikat agar rambutnya terlihat lebih bervolume.


Sayangnya sama seperti sisir bulat, sisir sikat bisa menarik rambut-rambut dari akarnya. Karena itu, Anda yang menggunakan sisir sikat pasti sering melihat betapa banyaknya rambut yang tertinggal di sisir setelah digunakan.


Cara membersihkan sisir sikat juga sama seperti sisir lurus. Tapi yang harus diperhatikan adalah cara menyikatnya. Pastikan untuk menyikat sisir dengan gaya maju dan mundur. Alias lurus ke atas dan ke bawah.


Jangan menyikat sisir sikat dari arah samping, karena dapat merusak gerigi sisir. Jika gerigi sisir rusak, maka fungsinya pun tidak akan maksimal.


(Andiasti Ajani, foto: repeller.com)