Meskipun telah diobati, rambut Nicole Baxter tidak kembali tumbuh secara normal.

Produk dry shampoo merupakan sebuah solusi keramas tanpa bilas yang belakangan ini kerap digunakan para wanita. Tanpa perlu mencucinya setiap hari, rambut dapat terhindar dari minyak yang membuatnya terksen lepek. Meskipun terdengar cukup instan, namun dry shampoo tidak dianjurkan menjadi pengganti sampo biasa. Pasalnya, terlalu sering menggunakan produk tersebut menyebabkan kerusakan rambut yang cukup parah.

Melalu akun media sosial Facebook, seorang bernama Nicole Baxter menceritakan sebuah pengalaman pahit yang tengah menimpa dirinya. Wanita asal Belfast, Inggris tersebut, mendapati kebotakan pada area kulitnya, diikuti dengan iritasi kemerahan layaknya terbakar. Saat mengunjungi ahli dermatologi, sang dokter mengungkapkan bahwa Baxter mengidap sebuah penyakit yaitu Triangular Alopecia. Diketahui pula, bahwa kerusakan yang terjadi diakibatkan karena Baxter menggunakan dry shampoo sebagai pengganti sampo biasa—alias tidak pernah mencuci rambutnya.

Dokter pun melakukan prosedur biopsi kulit untuk mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada Baxter. Setelahnya, ia hanya menyarankan Baxter untuk berhenti menggunakan produk dry shampoo, serta rutin mencuci rambutnya dengan sampo biasa. 6 minggu setelahnya, Baxter kembali berkonsultasi dan mendapati kulit kepalanya sudah tidak lagi meradang. Sayangnya, rambut di area kulit kepala tersebut tidak  lagi tumbuh dan tetap meninggalkan kebotakan. 


“She said it's the best thing I could have of done for myself- if she had been at my initial appointment she never would have even prescribed the biopsy if I had dry shampoo in my hair that day and that a biopsy isn't going to have any benefit because it can't do anything for the bald patch. So I left the hospital with my scalp fully intact and a prescription for a bottle of T-Gel!” tulis Nicole Baxter.

“Moral of the story- Dry shampoo caused me to now have this bald patch on my head (which I still have and it may or may not grow back, but nothing can be done) and a terrible scalp for ages. Just wash your hair people! It is not worth having this awful patch that I might be stuck with on the side of my head all because I can't be arsed to dry my hair,” pesan Baxter mengakhiri tulisannya.

Pengalaman ini tidak seharusnya membuat Anda takut menggunakan produk dry shampoo. Ingat, sesuatu yang baik jika digunakan secara berlebihan tentu akan menimbulkan resiko. Dry shampoo sebaiknya digunakan hanya dalam situasi mendesak dan jangan jadikan kemudahan ini sebagai alasan Anda malas keramas. Seperti apa yang dikatakan oleh Baxter, “Wash your hair, people!”

(Kissy Aprilia/Shilla Dipo, Images: Corbis, Facebook Nicole Baxter)