Stay in The know

ads

Hair

4 Akibat Mengikat Rambut Terlalu Kencang

4 Akibat Mengikat Rambut Terlalu Kencang

Ini yang Terjadi Saat Rambut Diikat Terlalu Kencang

Durasi baca: 55 detik


Saat sedang terburu-buru, mengikat rambut adalah salah satu cara cepat dalam menata rambut. Mengikat rambut memang praktis membuat penampilan tetap stylish dan keren. Namun, tahukah Anda bila mengikat rambut terlalu kuat bisa menyebabkan efek buruk berikut ini?

(BACA JUGA: Perawatan Rambut Rontok)



RAMBUT PATAH DAN RONTOK

Mengikat rambut terlalu kencang ternyata bisa menghambat peredaran darah di kulit kepala. Akibatnya rambut akan mudah patah dan rontok. Anda pasti pernah mendapati rambut yang ikut tertarik saat melepas ikatan rambut, kan? Untuk itu, sebaiknya biarkan rambut tergerai beberapa hari agar bisa bernapas bebas. 


MENGHAMBAT PERTUMBUHAN RAMBUT 

Selain rambut rontok dan patah, mengikat rambut terlalu kencang juga akan membuat pertumbuhan rambut melambat. Hal ini menyebabkan rambut Anda seperti tidak tumbuh meski dalam waktu yang lama. 


SAKIT KEPALA

Beberapa orang juga akan mengalami pusing atau sakit kepala ketika rambut terlalu kencang diikat. Hal ini karena ikatan yang kencang menyebabkan aliran darah terganggu sehingga syaraf pada kulit kepala juga ikut terganggu. 


JEJAK KARET RAMBUT


Bila Anda ingin rambut tetap terlihat lurus seperti habis keluar dari salon, hindari mengikat rambut dengan kencang. Lebih baik, gunakan jepit atau aksesori rambut yang longgar. Hal ini karena ikatan rambut meninggalkan bekas lekukan atau gelombang ketika rambut diurai. 


Selain beberapa efek di atas, mengikat rambut terlalu kencang juga menyebabkan rambut menjadi lepek, berminyak, dan gatal. Tidak jarang hal ini juga menyebabkan ketombe. 


(Ratih Dwiningtyas, foto: Allure.com)



You Might Also LIke