Stay in The know

Colors

Benarkah Menggunakan MakeUp Dapat Meningkatkan Status Sosial Seorang Wanita?

Benarkah Menggunakan MakeUp Dapat Meningkatkan Status Sosial Seorang Wanita?

Menurut sebuah penelitian, riasan wajah dapat memberikan dominan yang lebih besar dan kesan berkelas. 

Pernahkah kepercayaan diri Anda menurun saat melihat seorang wanita yang lebih cantik dengan riasan wajah yang sempurna? Jika iya, Anda tidak sendirian, Glitzy. Tidak sedikit wanita yang beranggapan jika wanita pengguna makeup terlihat lebih mendominasi di lingkungannya. Para pria pun juga beranggapan bahwa wanita pengguna makeup lebih menarik dan berkelas. 

Hal ini pun diungkapkan oleh sebuah studi berjudul “Sex Differences in the Perceived Dominance and Prestige of Women With and Without Cosmetics” yang tertera dalam jurnal Perception. Penulis utama—Viktoria R. Mileva—menjelaskan bahwa pada dasarnya besarnya dominasi dan tingkat kelas wanita pengguna makeup itu tergantung kepada individu yang mengamatinya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa status sosial dapat diperoleh melalui kedua predikat—dominan dan berkelas.

Menurut Mileva, mereka yeng memilih predikat dominan telah sukses memanipulasi orang di sekitar untuk menyukainya. Sementara itu, mereka yang dianggap berkelas umumnya memiliki sisi positif dan kualitas tinggi hingga mampu membuat orang-orang di sekitar menyukainya secara alami.  

“While both sexes agree that women with make-up look more attractive when it comes to ‘high status,’ it really depends on who is looking. Men think women with make-up are more ‘prestigious’, while women think women with make-up are more dominant. Research suggests that ‘high status’ can be obtained through two main routes. Either you are dominant, which means you are happy using forcefulness or manipulation to make people follow you. Alternatively, you can gain high status by prestige; by having positive merits and qualities that make other want to follow you.”


Penelitian tersebut juga menunjukkan alasan mengapa para wanita yang menganggap wanita lain pengguna makeup dominan. Menurut Mileva, hal itu didasari oleh rasa kecemburuan dan rasa terancam. Para wanita itu menyebutkan bahwa mereka merasa cemburu dengan wanita pengguna makeup—meskipun riasan wajahnya buruk—karena dianggap lebih menarik perhatian para pria. 

“In a follow-up study, we investigated whether these enhanced perceptions of dominance from women were caused by jealousy. We found that women experience more jealousy toward women with cosmetics, and view these women as more attractive to men and more promiscuous. Our findings suggest that cosmetics may function as an extended phenotype and can alter other’s perceptions differently depending on the perceiver’s sex.”

Bisa ditarik kesimpulan, penting bagi kita untuk menyesuaikan riasan wajah dengan kebutuhan dan acara. Misalnya, riasan wajah yang diaplikasikan saat wawancara kerja, dapat mempengaruhi hasil keputusan sang pewawancara. Jangan sampai maksud untuk tampil lebih berkelas, justru dianggap ingin terlihat dominan dalam sisi yang negatif.

(Kissy Aprilia, Images: Berbagai sumber)   

Author:

You Might Also LIke