Glitzy dan pasangan sudah menjalin hubungan cukup lama, usia pun sudah dirasa cukup untuk masuk ke jenjang pernikahan. Sayangnya, nih, lampu hijau belum juga terlihat dari pasangan untuk melangkah ke pelaminan. Hmm, Dia serius nggak, ya? Cari tahu 4 tanda dan alasan di baliknya, kenapa pasangan belum juga mengajak Glitzy menikah.


TANDA 1

Pasangan sering menghindar membicarkan masa depan ataupun pernikahan. Seperti mengalihkan pembicaraan atau menunda obrolan akan lebih sering Glitzy hadapai saat pasangan dihadapkan pada pertanyaan, kondisi, atau peristiwa yang berhubungan dengan pernikahan.

Alasannya:

  • Pasangan belum siap berkomitmen untuk arah yang lebih serius. Masih ingin bebas dan menikmati masa lajangnya. 
  • Tumbuh dari latar belakang keluarga broken-home membuat pasangan masih ragu masuk ke dunia pernikahan. Kisah nyata yang dialami pasangan membuatnya butuhkan waktu dan proses lagi untuk mendalami pentingnya sebuah komitmen pernikahan. 


TANDA 2

Terlalu sibuk bekerja, bekerja, dan bekerja. Lembur kantor, rutin meeting, dinas ke luar kota dan luar negeri, bahkan mengambil pekerjaan paruh waktu saat weekendBisa jadi pasangan tiba-tiba mengambil keputusan untuk meneruskan kuliah lagi.

Alasannya:

  • Pasangan ingin maju secara finansial. Membekali masa depan dengan pekerjaan, status, dan jabatan yang baik membuat laki-laki lebih percaya diri melangkah ke jenjang pernikahan.
  • Masih mencari jati diri dan memiliki target yang belum tercapai membuat laki-laki lebih konsentrasi pada kariernya. Mereka mencoba pindah kerja, ganti profesi lain, atau mengejar sebuah posisi. 


TANDA 3

Tidak juga mengenalkan Anda pada keluarga. Glitzy memang perlu was-was jika sudah lebih dari 6 bulan pacaran, tapi belum juga diperkenalkan kepada orang tua dan keluarganya. 

Alasannya:

  • Bisa jadi pasangan mempunyai tekanan dari keluarga yang mengharuskan mereka memiliki calon pendamping hidup dengan kriteria khusus, sementara Glitzy tak sepenuhnya masuk pada kriteria yang dimaksud.  
  • Pasangan belum yakin dengan sifat dan sikap Anda. Bisa jadi pola pikir, tingkah laku, dan cara Glitzy mengatasi masalah dianggap belum matang sebagai pendamping hidup. Jika pasangan saja tidak yakin, sulit untuknya meyakinkan ke pihak orang tua dan keluarganya.  


Tanda 4

Suka membandingkan Anda dengan wanita lain. Ibu, kakak atau adik perempuannya sering dijadikan contoh atau menjadi bahan obrolan antara Glitzy dan pasangan. Tak jarang pasangan pun akan memuji mereka berkali-kali.

Alasannya:

  • Pasangan memiliki ketergantungan kepada wanita terdekatnya. Sosok wanita di sekitar hidupnya selalu dijadikan inspirasi, termasuk memilih pasangan hidup nantinya. Mungkin saja, dia belum nyaman dan percaya 100% kepada Glitzy seperti dia percaya kepada ibu, kakak, atau adiknya sendiri.   
  • Sedikit mirip dengan alasan di poin ke-3, yaitu pasangan belum yakin dengan sifat dan sikap Anda. Pasangan jadi membandingkan atau mungkin memberi ‘kode’ bahwa Glitzy belum sepenuhnya masuk dalam kriteria pendamping hidup. 


Belum tentu pasangan tidak serius dengan Anda, tapi jika dibiarkan terus akan timbul penasaran yang bisa berbuntut pada rasa curiga. Glitzy harus pintar, nih, memilih waktu dan momen untuk berbicara terus terang. Berawal dari obrolan santai, Glitzy bisa memilih topik pembicaraan ringan hingga akhirnya mengerucut pada pembahasan hubungan yang Anda dan pasangan jalani akan dibawa ke arah mana. 

(Elizabeth Puspa & Saskia Damanik, Image: imbd.com)