Stay in The know

Workouts

Hindari Kebiasaan Berolahraga saat Perut Kosong

Hindari Kebiasaan Berolahraga saat Perut Kosong

Simak alasan mengapa saat perut kosong tidak boleh berolahraga.

Durasi Baca: 1 menit


Banyak orang yang memilih untuk berolahraga kala perut sedang kosong. Hal tersebut dilakukan karena mereka percaya cadangan lemak akan terbakar lebih banyak. Padahal, Jenn Zerling, MS, CPT, selaku pakar kebugaran mengatakan bahwa olahraga dalam keadaan perut kosong menjadi tidak optimal. 


Melansir laman Webmd.com, Zerling mengatakan bahwa tubuh tidak pernah membakar cadangan lemak. “Alih-alih membakar lemak dan membangun otot, berolaharaga saat perut kosong dapat membuat otot Anda cedera karena terlalu dipaksa untuk bergerak, sedangkan asupan energi tidak mencukupi,” tutur penulis buku berjudul “Breaking the Chains of Obesity: 107 Tools”. Tidak hanya itu, Anda akan lebih cepat lemas, lesu dan membuat sesi olahraga menjadi kurang efektif. 


Ketika Anda membatasi asupan makanan sebelum olahraga, semakin sedikit pula kalori yang akan dihempaskan dari tubuh. Pada saat tubuh kekurangan bahan bakar, maka pembakaran kalori memanfaatkan gula yang terdapat dalam jaringan otot untuk menggantikan energi. Masalahnya, apabila cadangan gula di dalam otot habis, maka metabolisme tubuh akan menurun secara drastis yang membuat Anda lemas dan pingsan saat terlalu lelah berolahraga.


Untuk itu, berikanlah tubuh Anda asupan makanan bergizi sebelum olahraga walau sedikit. Pasalnya, terlalu banyak makan sebelum olahraga dapat menyebabkan sakit perut, kram, dan mual hingga muntah. Makanlah dengan porsi sewajarnya sekitar 2 jam sebelum berolahraga, serta 1 jam setelahnya. Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat baik seperti roti, gandum, atau sereal sebagai pengganti glukosa dalam tubuh. Tambahkan pula kebutuhan protein seperti telur atau daging ayam (tidak digoreng) yang dapat membangun massa otot. 


(Maghfira Farhana, foto: Schantalao/ freepik.com)

You Might Also LIke