Stay in The know

Me & Mind

Lakukan Ini Saat Merasa Tidak Memiliki Pakaian untuk Dikenakan

Lakukan Ini Saat Merasa Tidak Memiliki Pakaian untuk Dikenakan

Alih-alih kian konsumtif dengan membeli pakaian, sebaiknya lakukan ini.


Rutinitas memilih baju untuk dikenakan menjadi salah satu yang paling lama dalam tahap persiapan Anda sebelum pergi. Bukan tanpa alasan, namun hal ini dilakukan karena Anda sering merasa tidak memiliki pakaian untuk dikenakan. Padahal soal psikologi menjadi dasar utama mengapa dilema ini sering muncul ketika Anda hendak memilih pakaian—bukan jumlah baju dalam lemari. Jadi alih-alih membeli, sebaiknya pahami dulu hal di bawah ini.


Kenali Kondisi Hati

Suasana hati adalah penentu dari pilihan gaya yang ingin Anda tampilkan. Kerja hormon menjadi salah satu penyebab sering berubahnya kondisi hati perempuan. Jadi daripada Anda melontarkan pertanyaan ‘pakai apa hari ini’, sebaiknya pahami dulu suasana hati saat itu.


Pahami Kepribadian

Kondisi hati boleh berubah-ubah namun tidak dengan kepribadian Anda. Gaya busana merupakan hasil representasi kepribadian dengan suasana hati seseorang. Ketika Anda memahami kepribadian, maka akan lebih mudah untuk menentukan gaya busana yang ingin ditampilkan. Hal ini juga akan membantu Anda dalam melakukan seleksi ketika membeli pakaian. Anda akan cenderung membeli model busana yang sesuai dengan kepribadian, bukan karena tren semata.


Tingkatkan Kreativitas

Penyebab timbulnya kecenderungan untuk membeli baju baru terlalu sering adalah karena Anda merasa tidak bisa memvisualisasikan suasana hati tertentu dari koleksi busana yang dimiliki. Orang-orang yang terlalu sering membeli pakaian baru justru memiliki daya kreatif yang tergolong rendah. Karena itu, cobalah untuk meningkatkan kreativitas dengan mengombinasikan baju yang ada—bisa juga menggunakan milik pasangan—sehingga bisa sesuai dengan kepribadian dan kondisi hati.


Bermain dengan Warna

Jika bingung menentukan pilihan model busana, sebaiknya tentukan dulu warna yang ingin Anda tampilkan. Anda akan lebih mudah mencocokkan warna dengan suasana hati ketimbang total penampilan. Ketika Anda mampu mendeskripsikan suasana hati dan kepribadian dengan warna, maka akan lebih mudah untuk melakukan padu padan busana yang ada.


(Shilla Dipo, foto: dallasmagazine.com)


You Might Also LIke