Stay in The know

Me & Mind

Ini Sebab Mengapa Sulit Mendapatkan Pasangan di Usia Matang

Ini Sebab Mengapa Sulit Mendapatkan Pasangan di Usia Matang

Evaluasi hal ini agar bertemu pasangan yang tepat.


Usia yang sudah matang bukanlah sebuah tanda Anda harus segera terikat pada tali pernikahan. Namun semakin bertambahnya usia, kehidupan akan lebih menyenangkan ketika dijalani bersama pasangan. Bukan teman bertukar cerita belaka, tapi juga seseorang untuk mendukung, berbagi cinta dalam keadaan sedih atau senang. Jika sampai saat ini Anda merasa kesulitan menemukan si dia, mungkin beberapa hal berikut seharusnya dievaluasi.


Larut Pada Hubungan Terdahulu

Hubungan bahagia bersama mantan yang kandas tidak jarang membuat Anda terlarut pada keadaan. Kadang, secara tidak sengaja Anda membandingkan mantan dengan pria baru yang sedang dekat. Coba untuk berpikir lebih dalam apakah Anda masih dibayangi keindahan masa lalu atau tidak. Jika ya, tanamkan persepsi pada diri bahwa tiap orang memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda. Tidak ada salahnya merasakan hal baru yang mungkin lebih indah ketimbang kisah masa lalu.


Gengsi Tinggi

Sudah menemukan pria yang tepat namun tidak ada tanda ajakan berkencan akan menghampiri? Ini saatnya Anda meninggalkan gengsi yang tinggi dengan melayangkan ajakan berkencan terlebih dahulu. Lakukan saja dengan santai dan ajak ia pergi untuk nonton, makan malam, atau minum kopi di kedai favorit. Stigma bahwa hanya pria yang boleh melakukannya harus Anda patahkan dengan segera. Justru keberanian perempuan seperti ini akan menghilangkan rasa canggung.


Terlalu Menghakimi

Ketika ada pria yang mendekati Anda, tidak jarang muncul pikiran menghakimi. Daripada hanya berprasangka, mengapa Anda tidak mencoba untuk mengenalnya lebih dalam? Buka kesempatan dan biarkan waktu yang mengarahkan langkah dalam mengambil keputusan.


Terlalu Menikmati Kesendirian

Terbiasa melakukan semua hal seorang diri bisa membuat Anda terlarut pada kesendirian. Padahal sebaiknya Anda mulai menyadari bahwa hidup bukan hanya soal kemampuan melakukan ini dan itu, namun lebih kompleks yang melibatkan andil perasaan. Memiliki pasangan tidak akan meluruhkan kemandirian Anda. Pasangan akan menjadi tempat Anda berdiskusi dalam menentukan langkah, melunturkan keegoisan, hingga menikmati arti berbagi dan pengorbanan. Bersama pasangan pula Anda akan belajar merelakan.


(Nisa Rahtio, foto: StockSnap/Pixabay.com)

You Might Also LIke