Stay in The know

Health & Body

Pola Makan Vegetarian Ternyata Bisa Berisiko

Pola Makan Vegetarian Ternyata Bisa Berisiko

Temui dampak buruk di balik hal tersebut.

Durasi Baca: 1 menit


Sebuah penelitian dari Amerika yang dimuat dalam JAMA Medicine Journal mengemukakan bahwa vegetarian memiliki peluang untuk hidup 6 – 9 tahun lebih lama ketimbang ‘si pemakan daging’. Bebas dari daging dapat menurunkan risiko terkena penyakit seperti diabetes, obesitas, hipertensi, hingga kanker. Namun di balik khasiatnya tersebut, terdapat sebuah dampak buruk jika Ada hanya memakan sayur-sayuran secara terus menerus.


Menurut penelitian dari Jerman yang dikutip dari Journal-news.com, pola diet vegetarian memiliki dampak buruk pada kesehatan mental. Sebanyak 4.181 responden menjalani prosedur penelitian selama 2 bulan. Kelompok yang melakukan diet vegetarian dinilai memiliki risiko terkena depresi akut dari pada kelompok yang tidak melakukan diet vegetarian.


Ketika membandingkan kadar gizi antara sayur dan daging, peneliti mengungkapkan bahwa kandungan gizi yang terdapat pada sayur tidak sebanyak daging. Memang, sayur kaya akan vitamin dan mineral yang memiliki banyak kegunaan untuk tubuh. Namun, daging lebih diperkaya oleh asam lemak omega-3, protein, vitamin B12, asam folat, serta zat besi. Deretan kandungan tersebut juga memiliki peran dalam menjaga kesehatan otak serta mental. 


Peneliti mengatakan bahwa bila manusia kekurangan asupan omega-3, ketidakseimbangan antara serotonin dan dopamin—senyawa kimia yang mengatur mood—akan terjadi. Kekurangan dua senyawa tersebut dapat memicu timbulnya depresi, mudah lelah, tidak bersemangat, serta selalu merasa sedih. Tidak hanya itu, kekurangan vitamin B12 dan asam folat dapat menurunkan produksi serotonin dan dopamin sehingga depresi akan menyerang Anda. 


Terdapat perbedaan sifat zat besi pada sayuran dan daging. Kandungan zat besi pada daging lebih mudah dicerna oleh tubuh dibanding yang bersumber dari sayuran. Ketika tubuh lebih lamban mencerna zat besi, hal tersebut memicu kurangnya zat tersebut pada tubuh. Dampak yang dapat muncul adalah penurunan fungsi kognitif, penurunan daya ingat, serta gangguan mental seperti depresi. 


Dengan munculnya fakta ini, bukan berarti Anda harus berhenti menjadi vegetarian. Anda tetap bisa menyeimbangkan gizi tersebut dengan bantuan suplemen yang kandungannya setara dengan jenis makanan hewani sehingga tidak perlu cemas akan asupan gizi harian Anda.


(Maghfira Farhana, foto: pxhere.com)

You Might Also LIke