Stay in The know

Health & Body

Kenali Penyebab Timbulnya Bau Tak Sedap Pada Organ Intim Anda

Kenali Penyebab Timbulnya Bau Tak Sedap Pada Organ Intim Anda


Jangan terburu panik! Pada kodratnya, organ intim kewanitaan kita atau Miss V memang mengeluarkan bau yang menandakan memiliki flora normal (bakteri baik) yang akan mencegah tumbuhnya bakteri jahat pada area Miss V.

Nah, jika bau yang ditimbulkan Miss V kelewat menyengat dan tak sedap barulah Anda perlu waspada. Apalagi jika disertai keputihan yang berwarna kental (hijau keabu-abuan), rasa gatal, panas, dan nyeri. Anda harus segera melakukan tindakan penyembuhan. Untuk Anda yang sudah menikah, hal ini juga bisa mengurangi percaya diri. Miss V yang berbau tak sedap bisa menjadi turning off pasangan Anda saat melakukan hubungan seks.

Bau tidak sedap dari Miss V—atau lebih dikenal dengan vagina odor—adalah hal yang sering dialami oleh wanita. Secara umum, penyebab timbulnya bau tidak sedap ini diakibatkan oleh tingkat keasaman (pH) yang tidak seimbang, jamur, serta bakteri jahat—dan haI ini disebabkan oleh aktivitas sehari-hari.  

Biasanya, wanita yang mengalami permasalahan tersebut berada di usia 20–35 tahun. Menurut penelitian yang dilakukan oleh United States Centers for Disease Control and Prevention, 8 dari 10 wanita mengalami vagina odor. Jika mengalaminya, Anda tak sendiri. Cobalah untuk mencari tahu dulu penyebab dari timbulnya bau tak sedap pasa Miss V Anda. 


Penggunaan Kondom

Menurut penelitian, sebagian wanita memiliki vagina yang sensitif terhadap bahan kondom. Karena itu, bahan kondom tersebut bisa menimbulkan iritasi pada organ intim yang menyebabkan bakteri jahat berkembang lebih pesat. Akibatnya, aroma Miss V jadi tak sedap.


Olahraga

Dikutip dari Women’s Health, keringat yang menumpuk di area Miss V dapat menimbulkan bau tak sedap. Saat berolahraga—apalagi olahraga berat—otomatis semua bagian tubuh menghasilkan keringat, termasuk organ intim tersebut. Karena itu, setelah mengeringkan tubuh pasca berolahraga, Anda harus mandi sebelum melakukan aktivitas lain, sehingga keringat tidak menumpuk di area tersebut.


Terlalu Sering Membersihkan Area Miss V

Menurut Elisa Ross, MD. dari Cleveland Clinic’s Women’s Health Institute, vagina sebenarnya memiliki sistem untuk membersihkan diri. Jika Anda terlalu sering membersihkannya—dengan obat pembersih atau teknik pembersihan seperti douching—bakteri baik di vagina Anda justru ikut tersapu yang dapat menyebabkan vagina odor.

(BACA JUGA: INI EFEK SAMPING MEMBERSIHKAN ORGAN INTIM DENGAN CARA DOUCHING)


Memakai Celana Terlalu Ketat

Meskipun Anda tidak melakukan banyak aktivitas, celana atau celana dalam yang terlalu ketat dapat menyebabkan vagina odor. Ini dikarenakan kurangnya sirkulasi udara pada area organ intim tersebut yang menaikkan tingkat kelembapan. Hal ini lah yang dapat menyebabkan vagina odor.


Detergen Dengan Pewangi

Mencuci celana dalam dengan detergen yang mengandung pewangi dapat menyebabkan vagina odor. Ini akan terjadi bila vagina Anda sensitif terhadap senyawa kimia yang terkandung dalam detergen tersebut. Cuci terpisah celana dalam Anda dengan menggunakan detergen tanpa pewangi, ini bisa menjadi langkah yang bijak untuk mengurangi resiko vagina odor.


Bulu Yang Terlalu Lebat

Dikutip dari Madamenoire.com, rambut di bagian vagina berfungsi menahan bau agar tidak hilang. Lucunya, zaman dulu bau pada Miss V wanita berfungsi untuk memikat pria. Tapi, hal ini berbeda persepsi di masa sekarang. Tentu Anda tidak menginginkan adanya bau tersebut. Jadi, rapikan—bukan babat habis—rambut pada area organ intim Anda.


Bahan Celana Dalam

Menurut Elisa Ross, MD., bahan terbaik untuk celana dalam Anda adalah katun. Jika celana dalam Anda menggunakan bahan sintetis, sirkulasi tidak berjalan dengan baik di area Miss V Anda. Lagi-lagi, hal ini menyebabkan vagina odor akibat bakteri yang tumbuh di Miss V Anda.


Makanan Berbumbu Kuat

Anda suka dengan makanan yang kaya akan rasa? Hati-hati menimbulkan bau tak sedap di area Miss V Anda. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Oregon State University, Amerika Serikat, makanan kuat seperti cabai, bawang, dan kopi dapat merusak bau pada area V Anda. Ada baiknya Anda mengonsumsi buah-buahan manis dan juga sayuran serta air putih yang cukup untuk menjaga aroma vagina Anda tetap normal.

(Shilla Dipo, Image: Corbis)

You Might Also LIke