Stay in The know

Health & Body

Hindari 5 Kebiasaan Buruk Yang Sebabkan Organ Intim Lebih Cepat Mengendur

Hindari 5 Kebiasaan Buruk Yang Sebabkan Organ Intim Lebih Cepat Mengendur

Keremajaan kulit tidak hanya untuk wajah, tetapi juga pada organ vital Anda. 

Sama seperti wajah dan kulit, seiring perkembangan usia daerah vagina lambat laun pun akan ikut menua, sehingga mengendur dan tak lagi kencang. “Those areas can start to sag—it’s volume loss, just like you’d have in your breasts or face as you age,” ungkap Karen Boyle, M.D., selaku Expert of Female Sexual Health & Vaginal Rejuvenation. 

Banyak para wanita yang melakukan beragam cara untuk merawat Miss-V agar tetap indah, salah satunya dengan menggunakan beragam jenis obat-obatan serta perawatan. Sayangnya, hal tersebut tidak sepenuhnya dapat bekerja dengan maksimal.

Menurut Karen, menjaga kekencangan daerah vagina yang efektif sebenarnya tidak hanya ditunjang dengan obat-obatan atau perawatan saja, tetapi juga pola hidup serta kebiasaan. “Gynecologists don’t tell women these things are going to happen, and then women come in shocked that their vagina and vulva have completely changed over the course of a couple years,” jelasnya. 

Ia pun memaparkan, sebaiknya Anda menghindari beberapa kebiasaan buruk di bawah ini  untuk menghindari Miss-V cepat mengendur dan tidak kencang lagi—khususnya untuk Anda yang sudah menikah.




Berat Badan Tidak Seimbang

Menjaga berat badan tetap ideal ternyata tidak hanya sekedar soal kecantikan saja, tetapi juga berpengaruh terhadap keremajaan otot-otot daerah vagina. Orang yang bertubuh terlalu kurus dikatakan bisa membuat Miss-V-nya cepat menjadi tua. Jika Anda ingin diet, sebaiknya jaga pola makan yang seimbang, karena penurunan berat badan yang terlalu drastis akan mempengaruhi tingkat elastisitas Miss-V. 

“Equally important is maintaining a healthy weight. If you’re super skinny, your private parts can start to look as gaunt as your face as soon as aging sets in. We see women who are 35 years old, but look much older because they have no fat in their face. Similarly, the labia majora can take on a saggy appearance—and once you lose that fat, you’re not going to gain it back,” ungkap Karen. 


Jarang Lakukan Senam Kegel

Senam kegel merupakan jurus jitu menjaga kekencangan Miss-V yang paling dianjurkan. Gerakannya pun cukup mudah, yaitu dengan menahan kemudian menghembaskan otot-otot vagina—seperti sedang menahan buang air kecil. Selain mudah, senam kegel juga dapat dilakukan di mana saja dan kapan pun. Gerakan ini sangat baik untuk melatih otot Miss-V tetap kencang—termasuk memuaskan pasangan selama bercinta. “Contract your pelvic floor muscle five seconds, relax, and repeat 100 times, three times a day. You can make Kegels fun by squeezing a few reps in during sex,” tambah Karen.


Membatasi Berhubungan Intim  

Mungkin Anda sedikit heran dengan poin yang satu ini. Banyak orang yang beranggapan jika semakin sering bercinta, Miss-V justru semakin cepat kendur karena otot-otot bekerja lebih aktif. Padahal menurut Karen, sebuah penelitian menyebutkan saat bercinta tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membuat orang menjadi senang. Hormon tersebut secara tak langsung akan menimbulkan kebahagiaan dan efek baik di dalam tubuh. Tak hanya itu, sperma juga dapat menjadi salah satu obat peremajaan vagina.

“If you’re not getting stimulation and increased blood flow to that area, the tissue and muscle can change. Blood flow is critical for lubrication and orgasm—which you naturally start to lose as you age. Plus, if you and your guy aren’t worried about pregnancy, his semen may have an anti-aging effect, thanks to the hormones, fatty acids, and anti-inflammatory compounds,” ungkapnya.




Tidak Tepat Membersihkannya

Sebagian wanita kerap kali lupa dan asal-asalan saat membasuh Miss-V-nya sendiri, misalnya saja dengan menggunakan sabun mandi untuk menyekanya. Tahukah Anda jika pemilihan sabun yang tidak tepat akan membuat organ intim menjadi cepat kering yang menyebabkan penuaan? Sebaiknya, pilihlah sabun dengan pH 3,8 – 4,5. Tak hanya itu, usai membasuh sebaiknya keringkan dulu dengan handuk dan usap secara perlahan.

“Harsh soaps can leave you dry and irritated below the belt. The labial tissue is so sensitive. You see women with very dry facial skin because they overuse products that suck water out of the cells. That can happen down there too,” imbuh Karen.


Posisi Bercinta yang Salah

Posisi bercinta ternyata juga berpengaruh terhadap keremajaan kulit vagina. Alasannya, saat Anda secara rutin melakukan satu gaya seperti missionary, maka sang suami akan mendorong alat vital secara tidak beraturan. Inilah yang menyebabkan otot-otot pada bagian Miss-V cepat mengendur. Sebaiknya lakukan beragam variasi posisi seks, agar malam Anda terasa lebih menyenangkan dan organ intim tetap kencang.

“Being on bottom can sometimes cause stretching. Because your partner—not you—is usually controlling the pace and intensity of the thrusting, which means he may accidentally push past what’s physically comfortable for you. By contrast, when you’re on top, you’re in control—and “it’s much easier to contract those muscles when you’re on top,” tutupnya.

(Elizabeth Puspa, Image: Berbagai Sumber)

You Might Also LIke