Stay in The know

Health & Body

Dampak Buruk Terlalu Sering Makan & Minum Sembari Berdiri

Dampak Buruk Terlalu Sering Makan & Minum Sembari Berdiri

Inilah beberapa akibat jika terlalu sering melakukannya.

Durasi Baca: 1 menit 


Saat berkunjung ke acara dengan konsep standing party para tamu yang diundang akan menyantap makanan dan meneguk minuman sambil berdiri. Padahal sesuai adat ketimuran, tradisi ini terbilang kurang baik. Hal tersebut semakin kuat dengan hasil penemuan dari penelitian berikut ini.


PORSI MAKAN LEBIH BANYAK

Menurut Journal of Academy Nutrition and Diabetics pada tahun 2007 menunjukkan bahwa perempuan yang mengonsumsi makanan dengan ritme terlalu cepat berpeluang untuk lebih gemuk daripada mereka yang tidak. Hal ini terjadi, karena pada saat makanan masuk organ tubuh belum mampu memproses makanan dengan baik hingga membuat Anda kembali lapar. Kondisi ini semakin kuat apabila seseorang mengonsumsi makanan dengan cara berdiri. Mereka menjadi terburu-buru melahap kudapan dan ingin segera mengambil asupan lainnya.


GANGGUAN GINJAL

Sakit ginjal tidak hanya timbul akibat konsumsi daging merah berlebih, tetapi juga karena menenggak air sembari berdiri. Sfringer atau struktur berotot dalam tubuh yang berfungsi sebagai penyaring minuman biasanya akan membuka pada saat Anda duduk dan menutup dengan sendirinya ketika berdiri. Sehingga, jika Anda minum air sembari berdiri, maka cairan yang masuk dalam tubuh langsung bermuara ke kantong kemih tanpa melalui proses penyaringan. Akibatnya, sisa serat, bakteri dan kuman yang terdapat di dalam air—terutama jus atau minuman berwarna lainnya—dapat mengendap di area sekitar saluran ureter dan membahayakan organ ginjal. Selain itu, seseorang akan rentan terserang kencing batu yang disebabkan terlalu banyaknya kandungan kapur pada air minum, yang tidak tersaring dengan baik oleh tubuh ketika menerimanya dalam keadaan berdiri.



  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke