Stay in The know

What's New

Keputusan Michael Kors Untuk Berhenti Menggunakan Bulu Hewan

Keputusan Michael Kors Untuk Berhenti Menggunakan Bulu Hewan

Akankah memengaruhi rancangan koleksinya?

Durasi baca: 40 detik.


Setelah Gucci menerapkan larangan penggunaan aksen bulu sejak koleksi spring/ summer 2018, kini Michael Kors turut berkontribusi dalam kampanye tersebut. Melansir dari situs BusinessofFashion.com, rumah mode asal Amerika Serikat itu memberitakan pengumumannya pada hari Jumat (15/12/2017), bahwa tidak lagi memproduksi pakaian berhiaskan bulu hewan mulai bulan Desember 2018. Kebijakan tersebut berlaku di seluruh perusahaan induk, termasuk merek Jimmy Choo—yang telah terakuisisi oleh Kors.


Keputusan ini menandakan perubahan baru dalam perusahaan kami, sekaligus melanjutkan pengembangan inovasi bahan material yang digunakan. Seiring dengan kemajuan teknologi dalam pembuatan bahan material, kami kini memiliki kekampuan untuk menghasilkan produk mewah yang estetis tanpa menggunakan bulu hewan. Kami akan menampilkannya pada peragaan busana bulan Februari mendatang,” Tutur John D. Idol, Chairman & Executive Michael Kors.


Selain Michael Kors dan Gucci, keputusan tersebut juga telah diterapkan oleh beberapa nama besar lainnya seperti Calvin Klein, Ralph Lauren, Tommy Hilfiger dan Armani. Meski begitu, sebagian besar rumah mode lainnya masih belum dapat melepaskan bulu hewan pada koleksinya. Bahkan, organinsasi Fur Information Council of Amerika mengungkapkan bahwa sekita 70% perancang busana ternama memasukan unsur bulu hewan pada koleksi Fall/ Winter 2017. 


Akankah rumah mode lainnya turut mengikuti langkah pembaharuan ini? Pasalnya, konsumen masa kini tidak hanya menginginkan pakaian dan aksesori yang modis tetapi juga mengedepankan nilai sosial. Perkembangan teknologi sepatutnya memacu perancang busana untuk lebih inovatif dan memerhatikan lingkungan sekitar. 


(Kissy Aprilia, foto: businessoffashion.com)

You Might Also LIke