Stay in The know

Looks We Love

Tren Busana 2018: Kolaborasi Seni dan Mode

Inspirasi Gaya busana dari kolaborasi seni dan mode.

Durasi Baca: 50 Detik


Awal mula kolaborasi seni dan mode dimulai saat Yves Saint Laurent meluncurkan koleksi busananya pada 1966. Mengaplikasikan salah satu lukisan dari pelukis ikonis asal Belanda, Piet Mondrian, ia pilih sebagai motif pada koleksi busananya. Motif garis hitam dan beberapa warna utama menghiasi cocktail dress dengan warna dasar putih. Setelah keberhasilan Yves Saint Laurent menggabungkan seni dan mode, banyak desainer yang mencoba memberikan sentuhan seni pada koleksi busana mereka. 


Tujuan para desainer ini bukan hanya untuk memberikan sentuhan artistik saja, namun ada juga yang bertujuan memberikan penghargaan terhadap para seniman tersebut. Salah satunya adalah Rei Kawakubo, membuat koleksi Comme des Garcons dengan memberikan sentuhan motif dots merah dan putih karya Yayoi Kusama. Hal tersebut merupakan salah satu cara Rei Kawakubo memberikan penghargaan terhadap karya Yayoi Kusama. 


Sejak Raf Simons meluncurkan koleksi Calvin Klein yang terinspirasi dari Pop Artist Andy Warhol di New York Fashion Week pada September 2017 lalu, art collaboration diprediksi menjadi tren yang akan terus berlanjut sepanjang 2018. Lalu, bagaimana mengaplikasikan busana dengan sentuhan artistik ke dalam gaya berbusana sehari-hari? Tip utamanya adalah saat memakai busana yang penuh dengan motif dan warna, minimalkan aksesori dan pilih alas kaki atau tas yang simpel. Berikut beberapa inspirasi busana yang dapat diaplikasikan pada gaya berbusana sehari-hari. 



(Piti, Foto: Backstagetales.com, vogue.com)