Stay in The know

Sex & Love

Kurang Tidur Ternyata Memicu Penurunan Hasrat Seksual

Kurang Tidur Ternyata Memicu Penurunan Hasrat Seksual

Kurang tidur mampu menyebabkan penurunan hasrat seksual berikut ini.


Durasi Baca : 1 menit


Penurunan hasrat seksual tidak hanya disebabkan karena rasa bosan terhadap pasangan saja, tetapi juga ada faktor lainnya. Mereka yang memiliki kesibukan padat dan hanya sempat terlelap selama kurang dari 6 jam per hari, maka efek negatif yang bisa timbul adalah penurunan kualitas bercinta. Namun, bagaimana hal ini bisa terjadi? Berikut alasannya.


Memicu Kondisi Psikis

Kurang tidur menyebabkan kondisi psikis Anda kacau. Kinerja dari lobus frontal—bagian otak yang berguna saat pengambilan keputusan dan penalaran moral—tidak berjalan dengan maksimal. Dalam Journal of Sexual Medicine, sebuah penelitian menyatakan bahwa perempuan yang kurang tidur akan mengalami tekanan untuk berhubungan seksual dengan pasangannya. 


Berkurangnya ‘Pelumas’ pada Vagina

Pelumas vagina atau lubrikasi merupakan kunci penting dalam aktivitas seksual. Hal tersebut berguna agar hubungan bercinta yang Anda jalani terasa menyenangkan dan tidak merasakan sakit. Para peneliti dari Michigan University menyatakan bahwa kekurangan tidur yang dialami seorang perempuan dapat mengurangi kadar produksi pelumasan vagina. Penurunan produksi hormon estrogen—hormon seks perempuan—dan stres dari kurang tidur merupakan penyebabnya. 


Menurunkan Kadar Testoteron

Turunnya produksi testoteron dalam tubuh merupakan kabar buruk untuk gairah seksual Anda. Sebuah Studi dalam Journal of America Medical Association meneliti soal fenomena tersebut. Dalam penelitiannya, para peneliti menemukan bahwa kurang tidur selama 1 minggu penuh, seseorang akan mengalami penurunan testoteron sebanyak 15%. 


Menurunnya Libido

Seseorang yang kurang tidur otomatis akan memiliki tekanan psikologis. Melansir laman Telegraph.co.uk, penelitian dalam jurnal SLEEP melakukan tes terhadap 20.822 orang yang kurang tidur. Sebagian besar partisipan melaporkan bahwa hal tersebut berdampak buruk untuk kondisi psikologis mereka. Depresi yang kemudian dialami mereka akan memengaruhi hormon estrogen dan menurunkan gairah seks. 


(Maghfira Farhana, foto: Freepik.com)

You Might Also LIke