Stay in The know

Sex & Love

Cara Tepat Menghadapi Pasangan yang Terlalu Narsis

Cara Tepat Menghadapi Pasangan yang Terlalu Narsis

Terlihat jengkel, namun tidak salah bila dipertahankan


Pernahkan pasangan Anda terlalu sering membicarakan tentang dirinya sendiri? Baik secara personal maupun melalui media sosial? Atau bahkan ia jarang menanggapi obrolan yang sedang Anda ceritakan, karena sibuk meninggikan dirinya? Bila pernah, mungkin Anda sedang berada dalam narcissistic relationship. Kondisi ini merupakan keadaan di mana salah satu pasangan memiliki sifat mencintai dirinya secara berlebihan. 


Kata ‘narsis’ tidak melulu berbicara soal seberapa seringnya mereka meng-update status di media sosial atau memotret dirinya ketika pergi ke beragam tempat. Seorang yang memiliki sifat narsis pada dasarnya sangat susah mempunyai rasa cinta kepada orang lain. Biasanya si dia tidak memedulikan apa yang lawan bicara katakan, termasuk pasangannya. 


Sifatnya yang egois dan memiliki kepercayaan diri berlebihan terkadang bukan hanya mengganggu hubungan Anda, tetapi juga lingkungan maupun keluarga. Jika sudah seperti ini, artinya komunikasi terbuka antara kedua belah pihak menjadi sangat penting. Terapkan sistem diskusi dua arah. Ajarkan pasangan betapa pentingnya berdialog satu sama lain, karena terkadang seseorang harus belajar mendengarkan dan menahan dirinya untuk tidak terlalu banyak bicara, demi mencapai satu kesepakatan bersama.


Orang yang narsis atau terlalu cinta terhadap dirinya sendiri memerlukan trik khusus untuk menegurnya. Anda dapat menasihatinya dengan cara memberikan feedback konstruktif. Mulailah memberitahu pasangan bahwa Anda ingin menyampaikan masukan untuknya. Keluarkan semua keluh kesah yang selama ini terpendam. Jangan lupa untuk memberikan saran agar dirinya dapat membenahi sikap narsisnya. 


(Maghfira Farhana, foto: ijeab/freepik.com)

You Might Also LIke