Stay in The know

Pregnancy

Ini Alasan Mengapa Bayi Prematur Membutuhkan ASI Eksklusif

Ini Alasan Mengapa Bayi Prematur Membutuhkan ASI Eksklusif

Pentingnya ASI eksklusif bagi bayi prematur.

 

Masalah kesehatan seperti produksi ASI tidak lancar, kerap menghambat Anda memberikan ASI eksklusif kepada sang bayi. Padahal, menurut World Health Organization (WHO) anak yang baru lahir setidaknya harus mendapatkan ASI eksklusif minimal selama 6 bulan pertama kehidupannya. Hal tersebut juga berlaku bagi para ibu yang melahirkan bayinya secara prematur.

 

Bayi tersebut tergolong prematur jika berat badannya kurang dari 2500 gram hingga 1000 gram, dengan usia melahirkan yang belum mencapai 37 minggu. Umumnya, bayi prematur memerlukan lebih banyak pengawasan. Mereka memiliki keterbatasan daya tahan tubuh, napas yang belum teratur, hingga kekuatan mengisap masih begitu minim.

 

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Steven Hicks, selaku asisten profesor dari Penn State College of Medicine, kandungan ASI pada ibu yang melahirkan secara prematur berbeda dengan ibu yang melahirkan secara matur—cukup bulan. Hal ini terjadi karena ASI bersifat dinamis dan mudah berubah-ubah sesuai kebutuhan dari sang anak. Pada bayi prematur, daya isapnya masih begitu rendah, sehingga cairan yang keluar dari puting ibu lebih sedikit.

 

Uniknya, ASI pada ibu yang melahirkan secara prematur ternyata lebih banyak mengandung sistein dan taurin—berfungsi untuk memperlancar peredaran darah, menstabilkan detak jantung serta perkembangan kognitif, lipase—bermanfaat meningkatkan kadar lemak dan mineral di dalam tubuh—hingga protein, glukosa, vitamin, kalsium, serta fosfor. Komposisi ini nantinya akan berubah menyerupai ASI bayi matur pada saat anak sudah memasuki usia 3 – 4 minggu pasca melahirkan. Cairan yang keluar akan semakin deras mengikuti ukuran lambung dari sang anak.

 

Sayangnya, bayi prematur umumnya mengalami kesulitan saat mengisap dan menelan ASI dikarenakan sistem pencernaannya masih belum stabil. Anda dapat membantunya menggunakan pipet khsusus yang dapat memudahkan mereka meminum ASI secara perlahan. Bayi prematur tidak boleh mengonsumsi susu formula sama sekali, karena bisa berisiko mengalami gangguan usus di dalam tubuhnya. Anda dianjurkan untuk tetap memberikan ASI eksklusif demi memenuhi kebutuhan nutrisi dan memaksimalkan tumbuh kembang anak.

 
(Maghfira Farhana & Elizabeth Puspa, foto: Janko Ferlic/Stocksnap.io)

You Might Also LIke