Stay in The know

Pregnancy

Benarkah Pil KB Membuat Bobot Tubuh Meningkat?

Benarkah Pil KB Membuat Bobot Tubuh Meningkat?

Ini fakta terbaru tentang pil KB yang harus Anda ketahui.


Banyak perempuan yang ragu ketika ingin menggunakan pil KB. Alasan takut gemuk menjadi penyebab utama mengapa Anda enggan mengonsumsinya dan memilih jalur non hormonal sebagai penunda kehamilan. Persepsi ini sepertinya masih menjadi perdebatan yang tidak kunjung usai. Apalagi banyak orang yang berpikir bahwa pil KB mampu mengganggu sistem hormonal dan memiliki efek samping, seperti mual hingga menurunkan hasrat bercinta.


Menurut Traci C. Johnson, M.D., selaku ahli kandungan menjelaskan bahwa metode ini memang sudah berkembang sejak tahun 1960-an. Saat itu pil KB menggunakan dosis estrogen dan progestin yang cukup tinggi, hingga menginjak lebih dari 50mcg (mikrogram) dari jumlah hormon di dalam tubuh. Hal ini mampu memicu penimbunan cairan di beberapa bagian tubuh yang menyebabkan napsu makan kian meningkat dan menyebabkan kegemukan.


Seiring kemajuan teknologi, kini Anda tidak perlu khawatir akan konsekuensi tersebut. Pasalnya, dosis pemberian hormon pada pil KB yang semula 50mcg sekarang menjadi 20 mcg. Sehingga kemungkinan pemicu kegemukan pada perempuan bisa ditekan dan risiko efek samping lainnya bisa teratasi. 


Penggunaan pil KB pun kini tidak seperti dulu. Anda tidak perlu takut lupa untuk mengonsumsinya saat berhubungan intim, karena kini KB sudah bisa Anda lakukan dengan proses penyuntikan. Jika ingin menunda kehamilan, sebaiknya suntikanlah pada hari ke 3 – 4 ketika menstruasi untuk hasil yang optimal. Masa kadarluasa obat ini akan bertahan selama 3 bulan.


(Elizabeth Puspa, Foto: Pixabay.com)



You Might Also LIke