Stay in The know

Motherhood

Musim Hujan, Waspada Anak Terserang Cacingan

Musim Hujan, Waspada Anak Terserang Cacingan

Kenali gejala dan proses penularan cacingan pada anak.

Durasi baca: 1 menit 30 detik.


Postur tubuh yang terlalu kurus dan sulit gemuk meski sudah makan banyak, selalu identik dengan penyakit cacingan. Ini merupakan salah satu tanda paling umumnya melekat pada pikiran banyak orang. Padahal, masih ada tanda lainnya yang mengindikasi seseorang terkena cacingan. Sebelum mengetahui lebih lanjut, menurut Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, sebanyak 60 – 80% anak sekolah dan balita menderita penyakit ini. Sehingga penting bagi Anda mengetahui bagaimana proses penularan dan gejala yang terjadi pada anak saat menderita cacingan, seperti berikut ini.


BAGAIMANA PROSES PENULARAN CACINGAN?

Lalai Mengawasi Jajanan

Anda harus benar-benar memerhatikan jajanannya di sekolah, karena makanan yang terkontaminasi debu atau terbuat dari bahan-bahan tidak higienis dapat menjadi penyebab utama mereka terkena cacingan.

Buang Air Sembarangan

Penting bagi Anda mengajarkan anak saat membuang air, karena jika mereka mulai BAB pada tempat sembarangan, maka kemungkinan terkena cacingan menjadi semakin besar. Lingkungan yang kotor dan terbiasa tidak menyeka menggunakan air bersih membuat cacing mudah hidup di dalamnya.

Bermain Sembarangan

Membiasakan anak bermain di ruang terbuka memang tidak salah, namun setelah mereka beraktivitas pastikan Anda menggantikan pakaian dan mencuci tangan, badan, dan kakinya dengan bersih. Jika kuku masih terlihat hitam, sebaiknya cuci ulang supaya bakteri yang menempel tidak terkontaminasi dengan makanan yang menyebabkan mereka sakit perut.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke