Stay in The know

Motherhood

Mengenal Faktor Penyebab Baby Blues dan Cara Mengatasinya

Mengenal Faktor Penyebab Baby Blues dan Cara Mengatasinya

Dukungan keluarga dan suami bisa meminimalkan baby blues.

Durasi baca  : 50 detik.


Baby blues biasa terjadi di hari kedua atau ketiga pasca melahirkan, kemudian berlangsung selama dua minggu sampai satu bulan. Jika melebihi satu bulan seorang ibu masih mengalami kesedihan dan kecemasan, maka mereka bisa berpotensi menderita postpartum syndrome yang membuatnya enggan menyusui dan menggendong bayinya. 


Penderita baby blues biasanya akan merasakan sedih, marah dan menangis tanpa sebab yang jelas. Hal ini terjadi karena adanya penurunan hormon estrogen—pembawa bahagia dan progesteron, hingga menyebabkan ibu sering mengalami kelelahan, depresi dan penurunan mood. Selain itu, faktor lingkungan, keluarga dan perubahan fisik menjadi alasan pelengkap yang menyebabkan perempuan rentan mengalami baby blues pasca melahirkan.


Perubahan fisik sebelum dan sesudah melahirkan membuat banyak perempuan minder dengan bentuk tubuhnya. Selain itu, faktor ketidaksiapan seorang ibu baru membuat mereka bingung harus melakukan apa saat bayi sudah terlahir di dunia. Terlebih, mereka harus menerima kenyataan bahwa banyak perubahan waktu yang harus mereka tinggalkan demi mengurus dan mengasuh anak di dalam rumah secara terus menerus. Keadaan inilah yang umumnya memicu seorang perempuan mengalami sindrom baby blues,” ucap psikolog analis anak, Anastasia Satrio.



  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke