Stay in The know

Motherhood

Faktor & Pencegahan Gangguan Psikologis Pasca Melahirkan

Faktor & Pencegahan Gangguan Psikologis Pasca Melahirkan

Kenali faktor dan cara mencengah depresi pada ibu pasca melahirkan.

Durasi baca: 1 menit 10 detik.

 

Gangguan psikologis pasca melahirkan terdengar menakutkan, namun inilah yang sebenarnya harus Anda waspadai. Menurut Vera Itabiliana, selaku psikolog klinis, banyak perempuan dan suami belum siap menerima kelahiran seorang anak, yang membawa mereka terjebak dalam gangguan psikologis hingga berdampak pada keselamatan bayi serta ibu. Oleh karena itu, penting bagi Anda mengenali faktor dan cara mencegah depresi pasca melahirkan.

 

TIDAK ADA DUKUNGAN KELUARGA

Faktor

Sewajarnya anak menjadi tanggung jawab bersama, namun yang membuat seorang perempuan depresi adalah ketika suami kurang berperan dan justru terlalu mengandalkan istrinya saat mengasuh anak. Kondisi ini menjadi semakin parah jika lingkungan turut menghakimi dan suami sulit untuk diajak kerjasama, seperti bergantian begadang, menemani anak, atau sibuk dengan kegiatannya sendiri.

Solusi

Selama masa kehamilan, ada baiknya mulai berbagi tugas dengan suami. Jelaskan secara detail beban dan tanggung jawab apa yang sekiranya akan kalian dapatkan. Ajak si dia bekerjasama untuk menghindari depresi pasca melahirkan. Komitmen akan kewajiban tersebut demi membesarkan anak bersama-sama.

 

GANGGUAN KEJIWAAN SEBELUM DAN SESUDAH HAMIL

Faktor

Ibu yang pernah mengalami sindrom selama kehamilan memiliki kemungkinan lebih besar terserang depresi kembali. Terlebih jika peran suami dan lingkungan masih sama seperti saat kelahiran sebelumnya. Selain itu, ibu penderita bipolar atau gangguan kejiwaan lainnya bisa memperbesar kemungkinan terjadinya baby blues, postpartum depression, hingga postpartum psikosis.

Solusi

Sebelum Anda memutuskan memiliki anak sebaiknya konsultasikan ke dokter spesialis terlebih dahulu. Tanyakan apakah gangguan psikologis tersebut bisa berpengaruh buruk bagi perkembangan janin hingga kondisi Anda pasca melahirkan nanti? Bagi penderita yang memiliki riwayat ini sebaiknya rencanakan secara matang saat ingin memiliki anak.



  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke