Stay in The know

Motherhood

Deteksi Indikasi Kebutaan Pada Bayi Prematur Sedini Mungkin

Deteksi Indikasi Kebutaan Pada Bayi Prematur Sedini Mungkin

Retinopati Prematuritas (ROP) rentan menyerang bayi prematur.

Durasi baca: 55 detik


Penglihatan yang terganggu tidak hanya menyebabkan seseorang kesulitan dalam beraktivitas tetapi juga menurunkan kualitas hidup. Terlebih, bila kondisi ini menyerang anak-anak khususnya pada bayi yang baru saja lahir. Retinopati Prematuritas (ROP) merupakan satu kelainan di daerah mata dan paling umum menyerang bayi prematur. Menurut Prof Dr Rita Sita Sitorus, SpM(K), Ph.D, selaku spesialis mata menjelaskan terdapat 1,5 juta anak di dunia mengalami kebutaan dan 85% diantaranya terjadi di negara berkembang, terutama Asia dan Afrika.  Untuk lebih lengkapnya, mengenai penyakit ROP, berikut penjelasan dari Prof Dr Rita Sita Sitorus, SpM(K), Ph.D.


Mengapa Bayi Prematur?

Bayi prematur adalah mereka yang terlahir pada usia kurang dari 37 minggu dengan berat badan kurang atau sama dengan 1.500 gram. Pada kondisi ini bayi akan rentan terkena ROP akibat pembuluh darah mata yang seharusnya berjalan dari tengah ke pinggir tetapi terputus di tengah jalan karena bayi harus segera lahir.


Bagaimana Proses ROP Terjadi?

Pada bayi prematur pembuluh darah akan berhenti sebelum mencapai bagian tepi retina dan kemudian perlahan-lahan berkembanglah suatu garis batas pada retina secara cepat hingga membentuk pembuluh darah yang tidak normal penyebab ROP. Apabila kondisi ini tidak segera teratasi, maka kemungkinan komplikasi semakin besar yang mengakibatkan terlepasnya pembuluh darah pada retina faktor penyebab kebutaan permanen.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke