Stay in The know

Motherhood

Bayi Anda Sering Mengalami Cegukan? Ini Alasannya

Bayi Anda Sering Mengalami Cegukan? Ini Alasannya

Beragam alasan mengapa bayi sering mengalami cegukan.

Durasi Baca: 1 menit 10 detik.


Berbicara soal mitos, Anda pasti pernah mendengar pernyataan bahwa pada saat bayi cegukan ini pertanda mereka sudah cepat besar. Padahal, menurut Lynnette Mazur, selaku Professor of Pediatrics, asal University of Texas Health Science Center, Houston menjelaskan bayi yang mengalami cegukan tidak ada hubungannya sama sekali dengan pertumbuhan. Anda juga tidak perlu panik jika bayi selalu mengalami cegukan setelah minum ASI, karena ada beberapa alasan medis yang sebenarnya menyebabkan mereka mengalami cegukan hingga gumoh.


KONTRAKSI PADA DIAFRAGMA

Singultus merupakan nama lain dari cegukan dalam bahasa medis. Saat seseorang mengalami cegukan, artinya diafragma—membran antara rongga dada dan perut—sedang terjadi sebuah kontraksi yang menyebabkan tertutupnya pita suara hingga seseorang mengeluarkan suara “hik” dan terjadi secara berulang-ulang. Namun, Anda tidak perlu khawatir, karena setelah kontraksi berakhir, maka cegukan akan kembali normal.


PERUBAHAN SUHU

Cegukan bisa terjadi pada saat adanya penurunan cuaca. Ketika kondisi dalam keadaan dingin, maka suhu tubuh bayi akan ikut turun, Akibatnya mereka menjadi kedinginan serta menggigil yang dapat memicu terjadinya kontraksi pada diafragma. Sebaiknya mandikan anak pada temperatur air hangat dan berikan handuk serta minyak yang menghangatkan pasca mengeluarkannya dari bak mandi.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke