Stay in The know

Career & Money

Ketika Passion Dapat Berpengaruh Buruk Pada Karier dan Kesehatan

Ketika Passion Dapat Berpengaruh Buruk Pada Karier dan Kesehatan

Passion ternyata tidak selamanya memberi dampak baik.


Temukan passion maka Anda tidak akan pernah merasa bekerja dalam hidup. Ungkapan sejenis ini acap kali menjadi semboyan yang dikumandangkan—bahkan menjadi pedoman bagi banyak orang. Tidak ada yang salah sebenarnya dari pernyataan tersebut. Dengan passion, stres dapat terminimalkan karena tekanan yang Anda rasakan juga berkurang. Namun nyatanya, ada 2 jenis passion yang perlu Anda pahami karena jika tidak maka passion justru dapat memberi dampak buruk bagi karier, bahkan kesehatan.


Scott Barry Kaufman—seorang psikolog kognitif yang fokus pada pengembangan kecerdasan, kreativitas, dan kepribadian—menyatakan bahwa passion justru bisa mengganggu karier, hubungan sosial, hingga kesehatan. Ia menyampaikan bahwa ada 2 jenis passion, yaitu passion dan passion. Tentu passion atau passion adalah yang baik untuk Anda. Lalu, bagaimana Anda mengidentifikasikan passion?


Passion Mengontrol Anda

With obsessive passion, unlike harmonious passion, a person feels controlled by work, as if not in control,” tulis Kaufman dalam situs designmind.frogdesign.com. Ia menjelaskan bahwa seseorang dengan obsessive passion akan sangat bersemangat mencapai tujuannya namun dengan rasa penuh tekanan. Kaufman menambahkan jika passion seharusnya menjadi motivasi Anda dalam berkonsentrasi, tidak lebih.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke