Stay in The know

Career & Money

Jangan Lakukan Ini Bila Tidak Ingin Gagal dalam Berbisnis

Jangan Lakukan Ini Bila Tidak Ingin Gagal dalam Berbisnis

Ini alasan mengapa bisnis kerap temui kegagalan.

Durasi baca: 1 menit 10 detik.


Jurnal bisnis “The Impact of Entrepreneurs Psychology on Their Businesses” oleh Sangeeta Bharadwaj Badal mengemukakan bahwa sebanyak 50% bisnis baru mengalami kegagalan dalam kurun waktu sekitar 5 tahun. Penyebab kegagalan ini beragam, namun yang perlu Anda ingat adalah lebih banyak faktor personal yang menjadi alasannya—bukan pengaruh eksternal. Hal ini sempat disinggung dalam penelitian tahun 1930 lalu oleh ekonom Irving Fisher dan John Maynard Keynes. Menurut mereka, faktor psikologis memiliki peran penting dalam sukses atau tidaknya sebuah usaha.


Berdasarkan kedua penelitian tersebut, Paige Brown dari Entrepreneur.com menyimpulkan 3 sikap seseorang yang membuatnya gagal berbisnis.


PERFECTIONISM

Practice doesn’t make perfect; action does. Banyak pengusaha baru yang lebih memikirkan bagaimana cara mematangkan konsep dan persiapan sebelum menjalankan bisnisnya. Padahal hal yang paling penting bukan mengumpulkan modal—finansial atau non-finansial—sebelum berbisnis. Lakukan bisnis tersebut dengan apa yang Anda punya sambil memelajari terus bidang tersebut untuk menjadi lebih baik.




Page bercerita bahwa salah satu kliennya pernah ingin menjalankan sebuah bisnis. Ia membuat rencana bisnis sesempurna mungkin karena takut mengalami kegagalan. Setelah merasa rencananya sempurna, bisnis tersebut justru tidak bisa berjalan. “We always want to think things all the way through, but sometimes you need to just go for it,” tulis Page.

  • PAGE
  • 1
  • 2

You Might Also LIke