Stay in The know

Career & Money

Inilah 5 Masalah Yang Paling Sering Terjadi di Kantor—Termasuk Cara Mengatasinya

Inilah 5 Masalah Yang Paling Sering Terjadi di Kantor—Termasuk Cara Mengatasinya

Atasi permasalahan umum di dalam pekerjaan dengan cara-cara di bawah ini.

Setiap karyawan selalu memiliki sejumlah masalah yang harus dihadapinya saat bekerja di sebuah perusahaan. Tentu saja Anda tak bisa langsung mengambil keputusan untuk hengkang dari pekerjaan demi lepas dari masalah. Untuk mengantisipasinya, Anda bisa melakukan apa yang GLITZMEDIA.CO uraikan di bawah ini, namun lebih dulu ketahui masalah-masalah apa yang umum terjadi di kantor, Glitzy. 


Sikut-Menyikut

Persaingan ada kalanya dibutuhkan sebagai salah satu metode yang memotivasi Anda memberikan hasil kerja yang lebih baik. Meskipun begitum, persaingan yang dilakukan dengan cara ‘kotor’ akan mengesalkan beberapa pihak. Menuding, cari muka, atau bahkan menjebak bisa menjadi cara yang ditempuh oleh pesaing demi ‘menyikut’ Anda. Then, what should we do?

TIP: Hal yang dapat Anda lakukan adalah meningkatkan inisiatif dan melaporkan hasil kerja secara langsung pada atasan. Sebaiknya pun menyiapkan back-up sebagai bukti dari kinerja Anda.




Dianaktirikan

Atasan selalu saja memberikan reward serta tanggung jawab baru pada rekan kerja Anda. Sebaliknya, job desk Anda terkesan stagnan dan tak mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Tak heran jika Anda selalu saja merasa dianaktirikan oleh atasan.

TIP: Pertama, perhatikan bagaimana pola hubungan antara atasan dengan rekan kerja tersebut, supaya Anda tahu siapa yang sebenarnya perlu dipertanyakan—atasan yang memang tak suka dengan Anda atau justru rekan kerja tersebut yang ‘penjilat’. Jika atasan belum bisa mempercayai Anda, mintalah review dan buktikan pula jika Anda layak mendapatkan tanggung jawab dan posisi lebih tinggi.


Gosip

Tak hanya di sekolah, kampus, atau lingkungan pergaulan, gosip pun tetap bergerilya hingga ke jenjang karier. Para biang gosip ini biasanya akan bersikap manis di depan, namun berbisik ketika Anda berlalu. Lebih menyebalkan lagi, banyak orang yang terpengaruh dengan berita tak benar tersebut. Sungguh menjengkelkan!

TIP: Anjing menggonggong, kafilah berlalu. Tak perlu Anda menaruh perhatian khusus pada gosip murahan yang tak benar. Ingat, Anda ke kantor untuk bekerja, bukan mencari musuh. Jika Anda mendapat rekan kerja yang bisa dijadikan teman, jadikan hal ini sebagai bonus. Namun jika tidak, seharusnya hal itu jangan terlalu menyita pikiran dan emosi Anda. (BACA: http://www.glitzmedia.co/post/7-hal-yang-perlu-anda-lakukan-saat-menjadi-bahan-gosip-di-kantor).


Status Kepegawaian

Sebagian dari Anda mungkin berlabel pegawai kontrak. Meskipun sudah beberapa tahun bekerja dan selalu dijanjikan kenaikan jabatan. Namun, hingga saat ini status kepegawaian Anda pun belum ada kejelasan. Berbagai janji membuat Anda bertahan, namun kenyataan pahit lah yang seringkali didapat. Anda pun jadi dilema. 

TIP: Biasanya, kondisi manajemen yang sedang mengalami hal buruk, bisa menjadi alasan mengapa status kepegawaian Anda belum jelas. Sebaiknya, Anda minta transparansi dari atasan mengenai status kepegawaian, sambil memberikan batas toleransi terhadap perusahaan. Jika sudah melewati batas, tak ada salahnya Anda pindah kerja.



Pelecehan Seksual

Sadar atau tidak, kasus pelecehan seksual—baik perbuatan maupun perkataan—seringkali terjadi di kantor. Tak jarang, atasan adalah pelaku yang paling sering melakukannya. Pelecehan ini baik berupa name calling, pandangan mata, ucapan yang tidak pantas, mencubit, memegang, meraba, hingga pemerkosaan.

TIP: Pertama, cobalah untuk peka dengan keadaan di sekitar Anda. Jika saat orang lain melakukan kontak fisik dengan adanya paksaan dan memuat Anda tidak nyaman, artinya Anda telah menjadi korban pelecehan seksual. Tunjukkan sikap keberatan dan cobalah mengatakannya dengan tegas bila diperlukan. Jika terus berlanjut, catat dengan jelas waktu kejadian dan kumpulkan bukti, karena Anda bisa mengambil tindakan lebih lanjut seperti pengaduan dan sebagainya.

(Shilla Dipo, Berbagai Sumber)

You Might Also LIke