Stay in The know

Career & Money

Ilmuwan Wanita Ini Berbagi Rahasia Sukses Berkarier Sekaligus Berumah Tangga

 Ilmuwan Wanita Ini Berbagi Rahasia Sukses Berkarier Sekaligus Berumah Tangga


Masih bimbang memilih antara karier dan ibu rumah tangga? Mungkin wanita hebat yang satu ini bisa Anda jadikan inspirasi. Sastia Prama Putri, Ph.D merupakan seorang peneliti dan ilmuwan dari Osaka University, Jepang yang kini menjadi dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB). 

Ibu dari satu orang anak ini membuktikan bahwa keluarga bukanlah penghalang untuk terus maju berkarier dan menggali ilmu. Tanpa mengesampingkan tugasnya sebagai ibu rumah tangga, Sastia tetap bisa menyeimbangkan diri dan membagi waktunya untuk suami, anak, dan pekerjaannya. 

Mendapatkan penghargaan sebagai salah satu pemenang dari “For Woman in Science” yang diselenggarakan oleh L’Oréal Indonesia, Komisi Nasional Indonesia (UNESCO) dan Kementerian dan Kebudayaan (KNIU) membuat GLITZMEDIA.CO ingin menyapanya langsung. Inilah rahasia dari Sastia yang sukses berkarier dan berperan sebagai ibu rumah tangga sekaligus. 


Kualitas Bukan Sekedar Kuantitas

Mungkin Anda tidak memiliki banyak waktu luang yang panjang untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Namun, ketika waktu tersebut datang gunakanlah semaksimal mungkin. Jadikan momen bersama keluarga selalu berharga dan memastikan untuk selalu menjalin kedekatan antara anak dan orangtua.


Minta Bantuan Orang Sekitar

Zaman sekarang menggunakan jasa pengasuh anak tidak memakan biaya sedikit. Belum lagi jaminan keamanan yang malah sering membuat khawatir para orangtua yang menitipkan anaknya bersama pengasuh sendirian.

Sastia menyarankan agar Anda meminta bantuan pada orangtua, adik, atau saudara terdekat yang ada di lingkungan Anda. Sastia sendiri mengaku selalu meminta sang ibu dan adik untuk ikut pergi bersama anak dan dirinya ketika menghadiri acara tertentu. Dengan begitu kedekatan mereka pun dapat terus terjalin.


Menumbuhkan Sikap Saling Pengertian

Menurut Sastia menjadi ibu sekaligus wanita karier memang tidak mudah. Dukungan dari suami atau pasangan menjadi begitu penting untuk saling memotivasi dan menumbuhkan rasa saling menghargai. “Saya selalu mengajak suami bekerja sama untuk dapat mengerti posisi saya. Tanpa dukungan dari pasangan, maka sulit bagi kita untuk dapat terus maju dan berkarya”. 


Tidak Bekerja di Hari Libur

“Saya berusaha memanfaatkan hari Sabtu dan Minggu khusus untuk keluarga. Bagi saya momen kebersamaan seperti ini sangat langka, sehingga harus dimanfaatkan sedemikian rupa agar anak merasa dicintai dan menumbuhkan kedekatan fisik serta emosional dengan kedua orangtuanya,” ungkap ibu dari seorang anak perempuan ini.


Stop Bekerja Saat Berada di Rumah

“Memang sebaiknya seluruh urusan pekerjaan tidak dibawa pulang ke rumah, namun jika Anda memiliki tugas yang dikejar deadline dan harus segera selesai, sebaiknya tahan hingga sang buah hati tertidur pulas. Jika tidak hanya akan membuat mereka protes dan quality time bersama keluarga menjadi terbuang sia-sia.”

 

Manfaatkan Waktu Istirahat

Tidak mungkin, kan, Anda bekerja penuh selama 24 jam di dalam kantor? Menurut wanita kelahiran 18 Desember 1982 ini, “Luangkanlah waktu Anda minimal untuk makan pagi, siang, atau malam bersama kelaurga. Ini dapat menjadi moment yang tepat untuk menjalin keharmonisan suami, istri, dan anak, sehingga tidak ada yang merasa dilupakan dan melupakan.”


Cermat Dalam Mengefisiensi Waktu 

Menurut Sastia kunci terbesar dalam menjalankan karier dan berumah tangga sebenarnya efisiensi waktu. Bagaimana Anda dapat memanfatkan waktu yang ada sedemikian rupa. Anda harus bisa melakukan segala urusan pekerjaan secara efisien dan bijak. Waktu yang minim hendaknya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk output yang maksimal. Itulah yang disebut dengan efisiensi waktu oleh Sastia. 

(Elizabeth Puspa, Image: GLITZMEDIA.CO)

You Might Also LIke