Stay in The know

Intermezzo

Nantikan Fenomena Supermoon dan Gerhana Bulan Secara Bersamaan

Nantikan Fenomena Supermoon dan Gerhana Bulan Secara Bersamaan

Terjadinya gerhana bulan sebagai penutup trilogi supermoon.

Durasi baca: 1 menit.


Setelah sebelumnya terjadi pada tanggal 3 Desember 2017 dan 2 Januari 2018, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan fenomena supermoon akan terjadi lagi pada tanggal  30 atau 31 Januari 2018. Namun kali ini ada yang membedakan dengan 2 supermoon sebelumnya, yakni peristiwa ini akan bersamaan dengan fenomena gerhana bulan selama 76 menit. Diperkirakan, supermoon bersama gerhana bulan yang bisa dinikmati hingga tengah malam ini membuat bulan nampak berwarna merah.


Supermoon sebenarnya merupakan fenomena ketika bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi dan dilanjutkan dengan fase purnama beberapa jam setelahnya. Seperti pada fenomena supermoon 2 Januari lalu yang terjadi pada pukul 04.48 WIB, bulan sedang pada jarak 356.565 km dari bumi. Lima jam kemudian, terjadilah bulan purnama. Sayangnya, saat terjadi bulan purnama Indonesia sudah tidak bisa melihatnya karena posisi bulan sudah tenggelam. Diperkirakan pada tanggal 30 Januari nanti supermoon diperkirakan akan mulai tampak pada pukul 16.56 WIB dengan jarak 538.993 km dari bumi. Setelah 29,5 jam—sekitar pukul 22.26 WIB di tanggal 31 Januari 201—akan terjadi bulan purnama. Fenomena supermoon membuat bulan 14% lebih terang dan 30% lebih besar dari ukuran saat bulan purnama.



(Foto: Nytimes.com)


Seringkali fenomena supermoon dikaitkan dengan tanda datangnya bencana alam. Misalnya saja pada bencana tsunami pada 11 Maret 2011 lalu. Sebelum bencana tersebut, Ricahrd Nolle telah meramalkan terjadinya tsunami lantaran kemunculan supermoon beberapa hari sebelumnya. Peristiwa serupa juga terjadi di Selandia Baru yang mengalami gempa pada 22 Februari 2011. Sebelum gempa terjadi, fenomena supermoon berlangsung di tanggal 19 Maret 2011.


Namun menurut pakar gempa dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Danny Hilman Natawidjaja, tidak ada bukti ilmiah bahwa ada hubungannya fenomena supermoon dengan  gempa atau tsunami. Hanya saja memang dampak dari terjadinya fenomena supermoon adalah terjadinya air pasang akibat meningkatnya gravitasi bulan. Karena itu, masyarakat pesisir memang harus waspada akan terjadinya banjir akibat air laut pada tanggal 29 Januari – 2 Februari 2018 mendatang.


(Riska Yulyana, foto : Pxhere.com)

You Might Also LIke