Stay in The know

Intermezzo

Memanjakan Mata Dengan Hujan Meteor Geminid

Ini dia hujan meteor Geminid di penghujung tahun 2017.

Durasi Baca: 1 menit


Para pecinta astronomi di berbagai belahan dunia baru saja menyaksikan hujan meteor Geminid. Meteor tersebut hampir berumur 200 tahun dan diklaim sebagai hujan meteor terbesar yang pernah terjadi. Penampakan ini dapat terjadi akibat dari Bumi yang melewati lintasan debu dan puing-puing dari asteroid Phaethon 3200, yang datang setiap 16 bulan sekali. Debu dan puing tersebut ditarik oleh gravitasi planet Jupiter sehingga mereka lebih dekat ke Bumi. 


Seperti yang disebutkan oleh NASA, hujan meteor ini dapat dilihat di belahan bumi mana saja mulai pukul 07.30 malam kemarin (13 Desember 2017) hingga fajar hari ini (14 Desember 2017). Saat jam puncaknya, hujan meteor dapat mencapai 120 meteor per jam. Hujan meteor Geminid dapat dilihat dengan mata telanjang. Walau begitu, Anda harus menyesuaikan mata Anda di tempat gelap selama 20 menit terlebih dahulu. Hujan meteor ini masih dapat terlihat hingga nanti tanggal 16 dengan intesitas yang lebih kecil.


Apakah Anda kemarin berhasil menikmatinya atau malah melewatkannya? Jangan khawatir, GLITZMEDIA.CO berhasil menghimpun beberapa dokumentas indah penampakan hujan meteor ini dari berbagai belahan dunia.


(Melinda Sarasswati, foto: Free-Photos/ pixabay.com)



(Foto: Turki - Instagram.com/son.kil)