Stay in The know

Intermezzo

Mari Bernostalgia Dengan Film-Film Feminin Ini Di Waktu Luang Anda

Mari Bernostalgia Dengan Film-Film Feminin Ini Di Waktu Luang Anda


Tanggal sudah menunjukkan akhir bulan, tak salah kalau mengencangkan tali pinggang keuangan Anda, Glitzy. Daripada boros untuk menghabiskan akhir pekan di luar rumah, mengapa tak membunuh waktu dengan menonton DVD? Ya, selain menghemat pengeluaran, menonton DVD juga membuat Anda beristirahat namun tetap mendapatkan hiburan.

Coba buka lagi koleksi DVD Anda. Siapa tahu film ringan yang Glitz Media rekomendasikan ini ada di dalam DVD case Anda, Glitzy. Let’s take a look.


Pretty Woman (1990)

Ini adalah salah satu film yang tak pernah bosan untuk ditonton. Dimainkan oleh Richard Gere dan Julia Roberts, film ini menceritakan tentang seorang pria kaya yang menjalin hubungan dengan pekerja seks komersil. Awalnya, Edward Lewis—diperankan oleh Richard Gere—mencari pekerja seks komersil untuk menemaninya selama satu malam. Vivian Ward (diperankan Julia Roberts) menjadi PSK yang disewa oleh Edward. Sikap Edward yang justru sopan membuat Vivian justru jatuh cinta. Sosok Vivian yang apa adanya pun ternyata mampu membuat sang pria kaya jatuh cinta. Karena perannya yang natural, Julia Roberts berhasil naik ke atas podium piala Oscar tahun 1990.



The Parent Trap (1998)

Menonton film ini mungkin akan mengingatkan Anda pada masa kecil atau remaja. Film ini menceritakan tentang anak kembar, Annie dan Hallie (diperankan oleh Lindsay Lohan) yang terpisah. Keduanya tidak mengetahui bahwa mereka memiliki saudara kembar. Secara garis besar, film ini bercerita tentang upaya keduanya untuk mempersatukan kembali orangtuanya. Salah satu cara yang mereka lakukan adalah bertukar peran. Kepribadian yang sangat berbeda membuat film ini justru menjadi lucu dan menggelitik.



13 Going On 30 (2004)

Film yang dibintangi oleh Jennifer Garner ini menceritakan tentang seorang anak yang mengalami penjelajahan waktu. Jenna remaja (diperankan oleh Christa B. Allen) merasa dirinya selalu dianggap anak kecil. Karena itu, ia selalu menginginkan waktu cepat berjalan agar ia dianggap dewasa. Saat ia berulang tahun ke-13, tiba-tiba keinginannya menjadi wanita berusia 30 tahun pun terwujud. Dengan pemikiran yang masih berusia 13 tahun, ia harus beradaptasi dengan kehidupan Jenna—diperankan oleh Jennifer Garner—usia 30 tahun. Meskipun awalnya menyenangkan, namun masalah yang bertubi membuatnya ingin kembali pada masa anak-anaknya.


The Devil Wears Prada (2006)

Apa rasanya menjadi personal assistant dari bos yang sangat galak dan perfeksionis? Inilah yang dialami oleh Andrea (diperankan oleh Anne Hathaway). Andrea yang awalnya berpenampilan bak kutu buku, harus segera menyesuaikan diri saat dirinya diterima untuk menjadi personal assistant dari Miranda (diperankan oleh Meryl Streep), editor in chief dari salah satu majalah fashion ternama. Dengan cepat, Andrea menjadi sosok yang sigap dan disukai oleh Miranda. Penampilan hingga pola pikirnya ikut berubah. Hingga akhirnya ia menyadari bahwa sosok barunya justru dapat berbahaya untuk masa depannya. Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya  Lauren Weisberger tahun 2003.


(Shilla Dipo)

You Might Also LIke